
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (dua kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta ke 12 Sutiyoso (tiga kanan) menyaksikan pembongkaran tiang Monorel di jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/01/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta resmi mengeksekusi pembongkaran 109 tiang bekas proyek monorel tersebut mulai hari ini. Pembongkaran disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beserta Wakilnya Rano Karno.
Dihadiri pula oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (Bang Yos), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DK Jakarta Patris Yusrian Jaya dan perwakilan KPK. Namun, PT Adhi Karya selaku pemilik aset, tampak tidak hadir dalam seremoni pembongkaran tersebut.
Ketidakhadiran perwakilan PT Adhi Karya dalam acara pembongkaran tidak menyurutkan langkah Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, langkah ini diambil tanpa melanggar hukum.
Untuk memastikan keamanan dari sisi hukum, Pemprov DKI telah mengantongi restu dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan berkonsultasi dengan KPK.
"Jadi, urusan hukumnya tentunya dengan adanya surat dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sebenarnya udah selesai," tegas Pramono di Jalan Rasuna Said, Rabu (14/1).
Pramono mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan waktu yang cukup bagi perusahaan BUMN tersebut untuk membongkar sendiri sejak November 2025.
"Kami kasih batas waktu satu bulan tidak bisa dibongkar. Kami tentunya masih berkomunikasi terus dengan Adhi Karya karena bagi saya pribadi penyelesaian ini juga harus membuat semua orang merasa nyaman," jelasnya.
Meski dibongkar oleh Pemprov, Pramono menjamin bahwa material sisa bongkaran akan dikembalikan ke pemilik aslinya.
"Yang jelas, komunikasi dengan Adhi Karya tetap kami lakukan termasuk besi-besi nanti kenapa ini tidak dikerjakan dengan kontraktor tertentu tetapi kenapa besi-besinya nanti kami akan serahkan kepada Adhi Karya," urai Pramono.
Proses pembersihan tiang di sepanjang jalan 36 kilometer ini ditargetkan rampung dalam tiga bulan. Pramono merinci bahwa anggaran pembongkaran hanya sebesar Rp254 juta. Namun, total dana yang disiapkan mencapai Rp102 miliar untuk menyulap wajah Rasuna Said menjadi lebih estetik.
"Untuk biaya pembongkarannya sendiri sebenarnya 254 juta. Kemudian untuk penataan secara keseluruhan nanti ada jalan, ada selokan, ada taman, kemudian ada pedestrian diperkirakan 102 miliar rupiah," terangnya.
Nantinya, warga Jakarta bisa menikmati fasilitas baru mulai dari trotoar yang lebih luas, perbaikan saluran air, hingga taman dan penerangan jalan yang lebih modern di pusat bisnis Jakarta Selatan tersebut.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
