
Sejumlah tiang monorel yang digunakan sebagai vertikal garden di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (24/11/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tiang monorel yang telah mangkrak 21 tahun di kawasan Kuningan akan dibongkar pada Rabu (14/1) besok. Hal ini dilakukan lantaran PT Adhi Karya tak kunjung melakukan pembongkaran secara mandiri.
"Besok (dibongkar)," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (13/1).
Pramono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Adhi Karya sejak lama. Namun, pembongkaran tak kunjung dilakukan.
"Udah kita surati dari dulu-dulu dan udah, pokoknya besok kita bongkar lah. Dan mohon doanya mudah-mudahan berjalan lancar," ucap Pramono.
Anggaran Rp100 Miliar Bukan Sekadar Bongkar Tiang
Diketahui, sebelumnya diungkapkan Pemprov DKI menganggarkan anggaran sebesar Rp100 miliar hanya untuk melakukan pembongkaran tiang.
Namun, Pramono mengklarifikasi bahwa biaya murni untuk merobohkan struktur beton tersebut hanyalah Rp254 juta. Sementara sisanya, dipergunakan untuk pembangunan pedestrian di sekitar sana.
"Jadi yang pertama anggaran untuk membongkar aja Rp254 juta. Yang Rp100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman selama satu tahun penuh," jelasnya.
Dana besar tersebut dialokasikan untuk memulihkan estetika dan fungsi Jalan Rasuna Said secara menyeluruh selama satu tahun anggaran. "Sehingga dengan demikian itu untuk kebutuhan pengaturan, penataan jalan Rasuna Said sampai dengan satu tahun penuh. Jelas ya," kata Pramono.
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, terdapat 98 tiang monorel sepanjang koridor Rasuna Said yang akan dibongkar. Sementara untuk tiang monorel di kawasan Jalan Asia Afrika, belum dipastikan kapan akan dibongkar.
Heru mengatakan, pihaknya akan merapikan Jalan Rasuna Said sisi Timur yakni meliputi jalur cepat, jalur lambat, dan trotoar. Nantinya, area tersebut akan dibuat sama seperti Rasuna Said sisi Barat yang sudah lebih dulu rapi.
Setelah jalan bekas tiang monorel dihilangkan, nantinya kedua jalur tersebut akan menyatu. Dengan demikian, nantinya jalur tersebut hanya ada satu jalur busway dan tiga jalur reguler.
"Jadi kalau mau lihat jadinya seperti apa, lihat ke jalan di sebelahnya," imbuhnya.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
