Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Januari 2026 | 05.05 WIB

Transjakarta Buka Suara Soal Pelanggan Tunanetra Jatuh ke Got Akibat Tak Dipandu Petugas: Kami Perkuat SOP

Sejumlah pramudi atau pengemudi Transjakarta melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah pramudi atau pengemudi Transjakarta melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akhirnya buka suara terkait insiden yang menimpa seorang pelanggan disabilitas netra. Wanita tersebut dilaporkan jatuh terperosok ke dalam selokan besar di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, setelah diduga diabaikan oleh petugas layanan Transjakarta Care.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta Tjahyadi DPM menyatakan penyesalannya dan berjanji akan bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Ia pun telah menjalin komunikasi dengan korban.

"Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan. Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan," ujar Tjahyadi, Senin (12/1).

Ia juga menambahkan, internal perusahaan tengah melakukan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

"Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan (SOP) agar kejadian serupa tidak terulang," lanjutnya.

Kronologi Kejadian: Instruksi "Lurus Saja" yang Berujung Celaka

Peristiwa ini bermula saat korban menggunakan layanan Transjakarta Care dan turun di titik tujuan dekat Halte Kejaksaan Agung. Meski korban sudah meminta bantuan untuk dipandu hingga ke depan pintu tujuan, petugas diduga hanya memberikan arahan verbal.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @wahidgo90, rekan korban menceritakan detik-detik setelah wanita tersebut terjatuh ke saluran air (got) di area PLN Bulungan.

"Selamat siang, mohon maaf kakak, saudara-saudara ini ada tuna netra turun dari Transcare tadi nggak dianter sama petugasnya. Padahal kata beliau, ini beliau sudah minta tolong dianterin sampai pintunya tapi dari petugasnya bilangnya, mohon maaf katanya tinggal lurus ngikutin aja," ungkap pemilik akun tersebut.

Sikap petugas yang dianggap kurang peka ini menjadi sorotan utama. Bagi penyandang disabilitas netra, instruksi verbal "lurus saja" tanpa pendampingan fisik di area trotoar yang tidak aman sangatlah berisiko.

Pemilik akun @wahidgo90 menyayangkan kejadian ini karena pelayanan untuk disabilitas seharusnya didasari pemahaman mendalam, bukan sekadar memberikan petunjuk arah. Insiden ini pun menjadi rapor merah bagi kualitas pelayanan transportasi publik khusus disabilitas di Jakarta.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore