
Sejumlah pramudi atau pengemudi Transjakarta melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akhirnya buka suara terkait insiden yang menimpa seorang pelanggan disabilitas netra. Wanita tersebut dilaporkan jatuh terperosok ke dalam selokan besar di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, setelah diduga diabaikan oleh petugas layanan Transjakarta Care.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta Tjahyadi DPM menyatakan penyesalannya dan berjanji akan bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Ia pun telah menjalin komunikasi dengan korban.
"Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan. Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan," ujar Tjahyadi, Senin (12/1).
Ia juga menambahkan, internal perusahaan tengah melakukan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
"Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan (SOP) agar kejadian serupa tidak terulang," lanjutnya.
Kronologi Kejadian: Instruksi "Lurus Saja" yang Berujung Celaka
Peristiwa ini bermula saat korban menggunakan layanan Transjakarta Care dan turun di titik tujuan dekat Halte Kejaksaan Agung. Meski korban sudah meminta bantuan untuk dipandu hingga ke depan pintu tujuan, petugas diduga hanya memberikan arahan verbal.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @wahidgo90, rekan korban menceritakan detik-detik setelah wanita tersebut terjatuh ke saluran air (got) di area PLN Bulungan.
"Selamat siang, mohon maaf kakak, saudara-saudara ini ada tuna netra turun dari Transcare tadi nggak dianter sama petugasnya. Padahal kata beliau, ini beliau sudah minta tolong dianterin sampai pintunya tapi dari petugasnya bilangnya, mohon maaf katanya tinggal lurus ngikutin aja," ungkap pemilik akun tersebut.
Sikap petugas yang dianggap kurang peka ini menjadi sorotan utama. Bagi penyandang disabilitas netra, instruksi verbal "lurus saja" tanpa pendampingan fisik di area trotoar yang tidak aman sangatlah berisiko.
Pemilik akun @wahidgo90 menyayangkan kejadian ini karena pelayanan untuk disabilitas seharusnya didasari pemahaman mendalam, bukan sekadar memberikan petunjuk arah. Insiden ini pun menjadi rapor merah bagi kualitas pelayanan transportasi publik khusus disabilitas di Jakarta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022