
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Masria Pane/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Puluhan buruh kembali menggelar aksi penolakan upah minimum provinsi (UMP) DKI 2026 di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin (8/1). Puluhan buruh itu tidak terlalu lama menyampaikan aspirasinya di depan kantor Gubernur DKI Pramono Anung tersebut. Tiba sekitar pukul 10.00, tidak berselang lama, sekitar pukul 10.30, mereka langsung bergerak ke Istana Negara Jakarta.
Terkait aksi itu, Pramono menyebutkan, demo adalah hak demokrasi setiap warga Indonesia. Dia tidak mempermasalahkan adanya protes warga terkait besaran UMP tahun 2026.
‘’Siapa saja bisa melakukan itu (demo, Red), ya tentunya dengan izin,’’ ujar Pramono.
Namun, Pramono menjelaskan, protes buruh itu bukan bertujuan khusus kepada Jakarta. Melainkan, kepada pemerintah pusat. Sebab, UMP Jakarta sebesar Rp 5.729.876 atau naik Rp 333.115 dari UMP DKI 2024 sudah cukup besar dibandingkan daerah lainnya. Memang, dari semua provinsi, Jakarta yang kenaikannya cukup besar, yakni baik 6,17 persen.
‘’Sebenarnya, yang didemo kan bukan UMP-nya Jakarta, UMP daerah lain, tetapi dilaksanakan di Jakarta. Kenapa dilaksanakan di Jakarta? Ya memang istananya ada di Jakarta. Dan untuk itu yang paling penting demonya baik-baik saja,’’ kata Pramono. Untuk pengamanan aksi buruh tersebut, Pramono menyebutkan pasti akan dilakukan aparat kepolisian.
Saat ditanyakan ada tidaknya perusahaan yang mengajukan penangguhan UMP tahun ini, Pramono tidak menjawabnya secara lugas. Namun dia menyebutkan bahwa keputusan UMP itu sudah berjalan sesuai dengan tahapan yang ada. Selain itu, pembahasan dengan dewan pengupahan juga berjalan transparan dan terbuka.
‘’Sehingga dengan demikian dari pihak buruh, dari pihak pengusaha, kemudian pemerintah Jakarta pada waktu itu Dinas Tenaga Kerja dan juga Ibu Eli (Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Suharini Eliawati) memonitor secara langsung. Dan perlaksanaannya berjalan dengan ketat sebenarnya,’’ katanya. Dia juga menyebutkan bahwa besaran koefisien alfa 0,75 itu juga sudah keputusan bersama.
‘’Dan mudah-mudahan, Jakarta nggak ada (perusahaan yang mengajukan tidak mampu). Karena memang, UMP Jakarta dibandingkan daerah lain kan sudah tinggi sekali,’’ imbuhnya.
Sebagai informasi, kenaikan UMP DKI 2026 sebesar 6,17 persen itu memang yang paling tinggi se-Indonesia. Namun, untuk besaran upah terbesar di Indonesia itu adalah upah minimum kota (UMK) Bekasi 2026 sebesar Rp 5.999.443.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
