Kemeriahan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada malam hari. (dok. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
JawaPos.com-Menjelang pergantian tahun, pengamanan ketat mulai diberlakukan di Jakarta Timur. Sebanyak 520 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Jakarta Timur dikerahkan untuk memastikan perayaan malam tahun baru 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berjalan kondusif.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin memimpin langsung apel pasukan pada Rabu (31/12). Didampingi Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal dan Dandim 0505/JT Kolonel Nelson Paido, Munjirin memastikan seluruh jajaran siap menjaga titik-titik keramaian.
"Mudah-mudahan Jakarta Timur bisa terjaga keamanannya dengan baik. 520 dari keseluruhan yang tadi apel di sini dan ini apel ini juga dari semua kecamatan melaksanakan, jadi ada Kapolsek dengan Pak Camat dan Pak Danramil juga melaksanakan di semua kecamatan," ujar Munjirin saat ditemui di TMII, Rabu (31/12).
Ada yang berbeda pada perayaan tahun ini. Pemkot Jakarta Timur secara tegas melarang penggunaan petasan maupun pesta kembang api. Keputusan ini diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh.
Munjirin menjelaskan, pihaknya telah menyebarkan surat imbauan hingga ke tingkat RT/RW untuk mematuhi aturan ini. "Jadi dilaksanakan dengan doa bersama, kemudian acara yang menggugah agar kita lebih peduli lagi kepada saudara-saudara kita di Sumatra," tambahnya.
Nyala 1.000 Lilin Gantikan Kembang Api di TMII
Sebagai pengganti pesta kembang api yang biasanya meriah, manajemen TMII bersama aparat telah menyiapkan konsep acara yang lebih khidmat. Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menyebutkan bahwa suasana tahun baru akan diisi dengan simbol kepedulian.
"Tidak ada untuk pesta kembang api mengingat bahwa saat ini kita sedang berempati saudara kita yang di Sumatra dan tentunya alhamdulillah kami bisa bekerja sama dengan Wali Kota, Dandim 0505 untuk di Taman Mini Indonesia Indah ini akan diganti dengan perayaan yang biasanya menggunakan pesta kembang api dengan menyalakan 1.000 lilin, dan juga di Masjid At-Tin ada doa bersama dalam nanti pergantian tahun," tutur Alfian.
Pengawasan Ketat di Titik Rawan Tawuran
Selain pengamanan di dalam area TMII, petugas juga mewaspadai titik-titik rawan bentrokan antar kelompok remaja. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah Flyover Pondok Bambu.
"Ya, salah satunya yang tadi saya sampaikan, umpamanya di Flyover Pondok Bambu, kemudian di tempat-tempat yang lainnya yang biasanya terjadi ada kecurigaan atau dicurigai sebagai tempat yang rawan gitu," tegas Munjirin.
Untuk menjamin keamanan, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan atau sweeping terhadap pengunjung yang masuk ke kawasan TMII. Benda-benda berbahaya maupun petasan akan langsung disita oleh petugas di lapangan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
