
Ilustrasi TPST Bantargebang di Kota Bekasi. pemprov DKI Jakarta bersama Danantara akan membangun hinigga 5 PLTSa untuk atasi problem sampah di Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Jakarta memasuki babak baru. Pemerintah pusat dikabarkan akan mengambil alih proyek strategis ini, termasuk urusan pendanaan yang bakal dikelola oleh Danantara.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike. Namun, meski kendali sudah di tangan pusat, pihak legislatif mengaku masih menunggu rincian teknis mengenai pelaksanaan di lapangan.
Hal ini disampaikan Yuke dalam Talkshow Refleksi Akhir Tahun 2025 di Jakarta Barat, Senin (22/12).
"Sampai saat ini kami masih belum mendapatkan secara detail perencanaannya yang memang sudah disepakati oleh pemerintah pusat juga," ujar Yuke.
Selain masalah administrasi, pemilihan teknologi yang akan digunakan serta titik lokasi pembangunan masih menjadi bahan diskusi hangat. Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat terus berkoordinasi agar proyek ini efisien dan tepat sasaran.
"Jadi saat ini kondisinya adalah kita, Pemprov bersama pemerintah pusat, masih terus berembuk karena ada beberapa terkait teknologinya dan penempatannya," ujar Yuke.
Yuke mengungkapkan, beban APBD DKI Jakarta dipastikan bakal lebih ringan. Hal ini dikarenakan skema pembiayaan akan sepenuhnya ditangani oleh lembaga pengelola investasi Danantara.
"Termasuk pembiayaannya melalui Danantara itu akan diambil alih oleh pemerintah pusat," tambah dia.
Meskipun detail resmi belum turun, Yuke membocorkan wacana penempatan unit pembangkit tersebut. Salah satu lokasi yang paling santer disebut adalah (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) TPST Bantargebang, Bekasi.
Tak hanya di luar kota, rencananya Jakarta juga akan memiliki unit PLTSa sendiri untuk mempercepat proses pengolahan limbah menjadi energi listrik.
"Nah, terkait PLTSa memang saat ini ada wacana itu di Bantargebang akan didirikan, satu. Dan juga ada lagi satu apa dua PLTSa yang rencananya akan didirikan di wilayah Jakarta sendiri," ungkapnya.
Langkah pengambilalihan oleh pemerintah pusat ini diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi dan mempercepat realisasi penanganan sampah Jakarta yang sudah menahun.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
