Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 November 2025 | 01.52 WIB

Puluhan Ibu-ibu Belajar Membuat Kue dan Konten AI di Bekasi, Hasilnya Langsung Dapat Ratusan Pesanan

Pelatihan membuat - Image

Pelatihan membuat

JawaPos.com - Puluhan ibu-ibu mengikuti pelatihan membuat 'Kue Lumpur Surga' dan 'Bolu Lumer' di Kitiran Cafe, Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi pada Selasa (25/11). Hasilnya, mereka mendapatkan sebanyak 644 pesanan atau senilai Rp 3,2 juta.

Pelatihan yang dihelat Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama SKIES Indonesia ini dirancang untuk membuka peluang usaha rumahan, khususnya bagi kaum ibu.

Bukan hanya mengajarkan keterampilan membuat kue, pelatihan ini juga membekali peserta dengan penggunaan kecerdasan artifisial (AI) untuk pemasaran serta membangun jejaring guna mendorong penjualan.

Founder YIS, Sandiaga Uno menyampaikan YIS yang telah berdiri kurang lebih setahun ini berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat, terutama perempuan agar mandiri secara ekonomi.

"Visi kami adalah membawa elemen masyarakat, khususnya perempuan, untuk memiliki hak yang sama dalam bekerja dan berpenghasilan. Program pemberdayaan perempuan ini bertujuan agar mereka bisa menghasilkan penghasilan sendiri," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis pada Jumat (28/11).

"Ibu-ibu yang hadir kami latih agar memiliki skill yang dapat dimanfaatkan untuk menopang ekonomi keluarga," tambahnya.

Sandi menambahkan, baking dipilih sebagai program utama karena dianggap paling mudah untuk dipasarkan dan relatif murah dari segi biaya produksi.

"Kami juga berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberdayakan perempuan, tetapi juga mengangkat potensi daerah melalui pemanfaatan komoditas lokal," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Umum SKIES Indonesia, Ida Noormengatakan pelatihan ini terbagi dalam dua sesi utama. Pada sesi kick-off, peserta secara langsung diajarkan hard skill membuat Bolu Lumer dan Lumpur Surga.

Kedua menu ini dipilih karena bahannya yang murah, mudah ditemukan, dan dapat dimodifikasi. Yang menjadi pembeda, usai sesi praktik, peserta langsung dibimbing untuk memanfaatkan teknologi AI, dalam hal ini aplikasi ChatGPT, untuk membuat konten promosi.

Mereka bahkan ditantang untuk membuka pre-order (PO) pada hari yang sama. "Hasilnya luar biasa, dengan total 644 pesanan yang masuk," imbuhnya.

Untuk memastikan keberlanjutan, program ini tidak berhenti pada pelatihan satu hari. Para peserta akan mendapatkan pendampingan intensif selama tiga minggu ke depan. Dalam sesi pendampingan ini, mereka akan difasilitasi untuk berdiskusi dengan trainer, berlatih membuat konten promosi, mengoptimalkan strategi pemasaran digital, serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore