
Papan bunga dukungan kepada petugas front liner KAI, Argi, yang diduga dipecat karena permasalahan tumbler Tuku hilang, Kamis (27/11). (@jabodetabek24info)
JawaPos.com - Dukungan untuk petugas front liner KAI, Argi, yang diduga dipecat karena permasalahan tumbler Tuku hilang terus bedatangan.
Selain memberikan dukungan melalui media sosial, pengguna KRL Comuter Line juga memberikan dukungan dengan mengirimkan papan bunga ke Stasiun Rawa Buntu dan Kantor Pusat commuterline di Stasiun Juanda Jakarta Pusat, Kamis (27/11).
Foto papan bunga ini pun viral di media sosial setelah diunggah oleh sejumlah akun instagram. Papan bunga itu pun bertuliskan meminta agar KAI tidak memecat Argi.
"Kembalikan pekerjaan Argi. Jangan pecat Argi. Argi sudah jujur & bertanggung jawab, buka CCTV. Untuk bersihkan nama baik Argi," tulis papan bunga yang dikirimkan oleh Pengguna KRL Commuterline.
Papan bunga itu disebutkan dipasang di dua lokasi, yakni Stasiun Rawa Buntu dan Kantor Pusat commuterline di Stasiun Juanda. Namun belum diketahui pasti kebenaran mengenai hal ini.
Melalui kolom komentar akun instagram @jabodetabek24info, sejumlah neteizen masih ramai meluapkan kekesalan mereka.
"Ke rumah laki bini + ketempat gaweannya Min," kata @imu*****.
"Laki bini problematiknya.. d ulas bang. biar dia belajar menghargai orang dan barangnya sendiri," @anik.y.u.l.i.******.
Isu pemecatan karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI karena kasus tumbler Tuku yang hilang di KRL akhirnya terjawab.
Pihak KAI Commuter dengan tegas membantah adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap petugas bernama Argi, yang sempat viral di media sosial.
Kegaduhan ini bermula dari unggahan pengguna Threads @anitadwdl. Anita menceritakan bahwa barangnya, sebuah tumbler Tuku, tertinggal di KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung.
Tak lama, isu merebak bahwa petugas keamanan KAI bernama Argi sampai kehilangan pekerjaan akibat insiden ini, karena tumbler tersebut akhirnya hilang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan, perusahaan tidak melakukan pemecatan seperti yang ramai diisukan.
Pihak manajemen perlu melakukan penelusuran mendalam terkait kejadian barang tertinggal milik pengguna commuter line pada Senin (17/11) itu.
KAI Commuter juga menekankan bahwa mereka memiliki aturan dan prosedur kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022