
Presiden ITS Indonesia William Sabandar. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com-Intelligent Transport System (ITS) Indonesia mendorong upaya Pemerintah Provinsi Jakarta menargetkan penggunaan 10 ribu bus listrik atau bus elektrifikasi pada 2030.
Hal ini disampaikan Presiden ITS Indonesia William Sabandar pada Indonesia International Transport Summit 2025 di Jakarta Selatan, Rabu (26/11).
“Kita ingin mulai dengan atau mendorong upaya Pemprov Jakarta untuk mendorong terwujudnya target EV bus, bus elektrifikasi, bus 10.000 pada tahun 2030,” jelas William.
Dia mengatakan, untuk mencapai target itu tidak akan mudah. Terlebih, jika memang upaya ke arah elektrifikasi tersebut tidak dilakukan dengan cepat.
“Karena peran ITS disini adalah tadi, membuat sebuah standar, mendorong proses pendanaan, mendorong kolaborasi dengan sektor swasta, dan mencoba membangun industri itu dari dalam negeri,” jelas William Sabandar.
Adapun kehadiran 10 ribu bus listrik ini diprediksi memberikan banyak manfaat, salah satunya mengurangi emisi yang membuat Jakarta menjadi kota global dengan elektrifikasi pada seluruh layanan transportasi. Alhasil, hal ini akan direplikasi pada paling tidak 10 kota metropolitan yang ada di Indonesia.
“Ada ke Surabaya, ada ke Bandung, Bali, Makassar, Medan, dan lain-lain sebagainya supaya gerakan untuk elektrifikasi kendaraan listrik itu benar-benar bisa terwujud di Indonesia,” ungkap William Sabandar.
Selaras dengan itu, hal serupa juga sempat disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. Dia mengungkapkan saat ini pencemaran udara di wilayah Jakarta sekitar 67 persen yang disumbang dari kendaraan umum.
Hal ini membuat Jakarta menjadi kota ketiga paling berpolusi di dunia. Dengan ini, Jakarta mulai memperbaiki diri dengan menghadirkan ratusan bus listrik di Jakarta. Targetnya sendiri yakni 10 ribu bus listrik akan dihadirkan pada 2030 nanti.
"Sebagai upaya mengurangi polusi, kami menginisiasi peralihan bus TransJakarta dari berbahan bakar minyak ke bus listrik. Kini sudah ada 260 bus listrik. Tahun ini direncanakan penambahan 200 bus listrik. Sementara target pada tahun 2030 memenuhi sebanyak 10.000 bus listrik," jelas Khoirudin.
Menurut dia, peralihan bus listrik ini akan berdampak pada pengurangan 20 ribu ton karbon di Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menerima Sertifikat Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
