
Ilustrasi penculikan anak. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari kasus bocah Alvaro Kiano Nugroho. Ayah tiri bocah berusia 6 tahun yang sudah ditahan oleh Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) itu dikabarkan tewas.
Meski belum ada keterangan dari pihak kepolisian, kakek Alvaro yang bernama Tugimin mengungkap informasi tersebut.
”Ayah tirinya, bahkan sekarang sudah bunuh diri itu, meninggal. Di Polres, di Polres Jakarta Selatan,” ungkap dia kepada awak media di Jakarta.
Informasi mengenai tewasnya terduga pelaku di balik hilang dan meninggalnya Alvaro itu diperoleh tidak berselang lama setelah jasad bocah tersebut ditemukan.
Aparat kepolisian menemukan korban sudah tinggal tulang-belulang atau sudah menjadi kerangka. Temuan itu diperoleh setelah polisi lebih dulu menangkap ayah tiri bocah tersebut.
Nenek Alvaro bernama Sayem mengakui bahwa cucunya memang sudah lama hilang. Sejak pertama kali hilang, pihak keluarga sudah melapor kepada polisi.
Namun, korban baru ditemukan beberapa hari belakangan. Buruknya, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Bahkan tidak dikuburkan oleh terduga pelaku yang tidak lain ayah sambung korban.
”Nggak (dikuburkan), disimpan di plastik. Tapi, (plastiknya) sudah diganti lagi sama dia (terduga pelaku),” terang Sayem.
Informasi yang dia terima, terduga pelaku tidak sengaja menghabisi nyawa Alvaro. Sebab, dia menangis setelah dibawa pergi dengan iming-iming dibelikan mainan oleh terduga pelaku.
Alvaro yang sangat dekat dengan kakeknya, terus memanggil nama sang kakek. ”Katanya Alex (terduga pelaku) kesal, terus dikekep pakai handuk mulutnya (Avaro). Alex sendiri ngomong kalau itu nggak sengaja,” imbuhnya.
Sadar Alvaro sudah tidak bernyawa, lanjut Sayem, terduga pelaku membawa jenazah korban ke rumah adiknya di Bogor, Jawa Barat (Jabar). Alvaro ditemukan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi tersebut.
Sebelumnya, aparat kepolisian memastikan bahwa jenazah bocah bernama Alvaro Kiano Nugroho ditemukan.
Kapolres Metro Jaksel Kombespol Nicolas Ari Lilipaly menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut.
Dia memastikan, para penyelidik dan penyidik terus berupaya mengungkap kasus itu sampai tuntas.
Termasuk mengurai konstruksi kasus sejak awal Kiano dinyatakan hilang sampai bocah 6 tahun itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
