
Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Wahyu Trah Utomo menyerahkan rapor tengah semester kepada 19 warga binaan yang menjadi siswa PKBM Paket A, B, dan C dari PKBM RAJASA. (Istimewa)
JawaPos.com - Suasana haru menyelimuti Aula Kunjungan Rutan Kelas I Jakarta Pusat pada Jumat (31/10). Sebanyak 19 warga binaan yang menjadi siswa PKBM Paket A, B, dan C menerima rapor tengah semester dari PKBM RAJASA.
Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Wahyu Trah Utomo mengatakan, program ini merupakan bagian mendukung program prioritas nasional dan Asta Cita, khususnya dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya reformasi sistem hukum yang berorientasi pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi warga binaan.
Wahyu menegaskan pentingnya pendidikan sebagai jembatan menuju kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan.
"Pembagian rapot ini adalah apresiasi atas kerja keras dan semangat belajar para warga binaan. Ini membuktikan bahwa di dalam Rutan, mereka tetap bisa produktif dan meraih pencapaian akademik. Kami berkomitmen penuh untuk memfasilitasi hak pendidikan mereka sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nanti," ujar Wahyu Trah Utomo, Jumat (31/10).
Pernyataan Wahyu menegaskan bahwa Rutan bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang pembelajaran yang memberi kesempatan kedua bagi warga binaan.
Usai penyerahan rapor, sebanyak 29 paket sembako dibagikan untuk keluarga para siswa.
"Kami sadar, dukungan keluarga adalah pilar terpenting dalam pembinaan. Hari ini kami tidak hanya merayakan keberhasilan akademik para siswa, tapi kami juga ingin berbagi dan sedikit meringankan beban keluarga mereka di rumah melalui pembagian sembako ini," tambah Wahyu.
Program PKBM di Rutan Kelas I Jakarta Pusat merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, yang menyediakan kurikulum serta tenaga pengajar profesional. Sinergi diharapkan dapat menjadi motivasi kuat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan siap kembali berkontribusi positif di masyarakat.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
