
BPJS Kesehatan Kota Depok melakukan sosialisasi di SMAN 1 Depok. (Febry Ferdian/Jawa Pos)
JawaPos.com-Transformasi digital yang tengah dilakukan BPJS Kesehatan mendorong peran aktif generasi muda untuk membantu orang tua dalam memanfaatkan layanan berbasis digital, khususnya melalui aplikasi Mobile JKN.
Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Zuamah menjelaskan bahwa anak muda menjadi target penting dalam perluasan pemanfaatan aplikasi tersebut. Kalangan muda lebih adaptif terhadap teknologi dan dapat menjadi jembatan bagi generasi sebelumnya.
“Transformasi digital ini memang sudah jadi ranahnya anak-anak muda. Mereka yang nanti membantu orang tuanya dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN,” ujar Zuamah saat kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN di SMAN 1 Depok.
Dia menuturkan bahwa saat ini BPJS Kesehatan aktif menyosialisasikan layanan digital melalui berbagai platform media sosial, termasuk TikTok Live dan Instagram. Platform tersebut dinilai efektif menjangkau kalangan muda karena interaktif dan memungkinkan peserta untuk langsung bertanya.
“Kalau orang tua mungkin tidak ikut TikTok Live, tapi anak-anak muda ini aktif. Biasanya informasi tentang BPJS itu justru mereka dapat lewat media sosial seperti TikTok,” tambah Zuamah.
Berdasar data BPJS Kesehatan, pengguna Mobile JKN terbanyak berada pada rentang usia 30-40 tahun. Sedangkan sekitar 20 persen merupakan usia 10-20 tahun dari total peserta aktif di Kota Depok yang mencapai 98 persen dari 2,4 juta penduduk.
Saat ini penggunaan Mobile JKN mulai menunjukkan peningkatan seiring dengan kewajiban kepesertaan JKN di berbagai institusi pendidikan.
“Sekarang beberapa sekolah sudah mewajibkan siswanya terdaftar aktif JKN. Begitu juga untuk masuk kuliah atau pengurusan SKCK, harus menunjukkan status kepesertaan aktif. Karena kami tidak lagi mencetak kartu fisik, semuanya cukup menggunakan tampilan digital di aplikasi Mobile JKN,” jelas Zuamah.
Wakil Kepala SMAN 1 Depok Iwan Setiawan mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Dia berharap kegiatan serupa bisa lebih sering dilakukan agar pelajar dan masyarakat semakin memahami manfaat serta kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan.
“Sosialisasi seperti ini sangat baik, apalagi bagi anak-anak muda. Mereka jadi tahu bahwa semua urusan BPJS bisa dilakukan lewat ponsel. Harapannya kegiatan ini bisa lebih sering dilakukan agar masyarakat makin mudah mendapat pelayanan,” ujar Iwan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022