Dedi Mulyadi bertanya ke salah satu warga asal Jayabaya, Parung Panjang, terkait pertanggung jawaban perusahaan tambang usai dirinya mengalami cacat permanen akibat kecelakaan. (Youtube)
JawaPos.com-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM membuat keputusan jitu menutup sementara aktivitas perusahaan-perusahaan tambang untuk wikayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin di Kabupaten Bogor, guna memaksa mereka supaya patuh pada aturan.
Hal ini dilakukan setelah truk-truk tambang menolak untuk tertib sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Perbub Kabupaten Bogor Nomor 56 Tahun 2023 dan sampai mengakibatkan ketegangan Dishub Kabupaten Bogor dengan sejumlah warga Tangerang, beberapa waktu lalu.
Setelah beberapa waktu berjalan kebijakan penutupan sementara aktivitas pertambangan, anggota DPRD Kabupaten Bogor kini merengek kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM meminta agar dilakukan evaluasi kebijakan tersebut.
Warga Parung Panjang menganggap aneh anggota DPRD yang seharusnya denyut nadi mereka menyatu bersama dengan penderitaan rakyat malah justru dianggap berpihak kepada para pengusaha tambang.
"Perwakilan rakyat kok bukannya membela rakyat, malah membela pengusaha tambang. Ada apa ini?," keluh Cecep, salah satu warga Parung Panjang kepada JawaPos.com, Rabu (15/10).
Hal senada juga diungkapkan Agus Salim, warga lainnya. Dia menanyakan kemana saja anggota dewan selama ini tak pernah ada disaat banyak warga menjerit mengeluhkan truk-truk tambang nakal melintas di luar jam operasional, kerusakan jalan, hingga pada saat terjadi kecelakaan akibat truk pertambangan.
"Kita memiliki anggota dewan palsu. Mereka tidak sadar bisa jadi anggota DPRD gara-gara dipilih oleh rakyat. Pas jadi malah berpihak ke pengusaha," ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, merengek ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM untuk melakukan evaluasi atas kebujakan pemberhentian aktivitas tambang.
"Harapannya gubernur bisa mengevaluasi kebijakan tersebut agar berjalan dengan baik. Meski kami memahami Pemprov Jabar tengah menggelontorkan anggaran untuk infrastruktur di Parung Panjang," kata Aan Triana Al Muharom, seperti dikutip dari Radar Bogor.
Dugaan keberpihakan anggota DPRD Kabupaten Bogor terhadap pengusaha tambang juga terlihat pada saat para sopir truk tambang menggelar aksi di daerah Cigudeg beberapa waktu lalu.
Mendadak tiba-tiba ada anggota DPRD bernama Siti Aisyah. Kala itu di hadapan massa aksi, dia berjanji akan meneruskan aspirasi mereka kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (*)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
