
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam sesi podcast Banyak Tanya Jawapos/(Dimas Choirul/Jawapos.com).
JawaPos.com - Pemprov DKI terus berusaha mengubah paradigma masyarakat dengan memperkuat layanan transportasi di Jakarta. Yakni, paradigma yang sebelumnya berbasis kendaraan pribadi atau car oriented development (COD) menjadi kawasan yang berorientasi transit atau transit oriented development (TOD).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menuturkan, ada beberapa kawasan yang ditetapkan untuk dikembangkan sebagai TOD. Di antaranya, Fatmawati, Blok M, Lebak Bulus, Dukuh Atas, dan banyak lainnya.
''Pengembangan TOD itu diberikan kepada operator angkutan umum masyarakat massal kita,'' terang Syafrin. Salah satunya, MRT Jakarta. Jadi, ketika kawasan yang akan dikembangkan di luar rel, maka tetap harus bekerjasama dengan operator Jakarta.
''Contohnya, Tanah Abang itu kan ditetapkan untuk pengembangan TOD, maka harus mereka bekerjasama dengan MRT Jakarta,'' jelasnya.
Demikian juga pengembangan TOD Dukuh Atas, Syafrin menyebutkan akan dikerjakan PT MRT Jakarta. Yakni, membangun jembatan melingkar atau pedestrian deck yang dikenal dengan ''Cincin Donat''.
Syafrin menjelaskan, pengembangan kawasan di sana merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Pramono Anung setelah melihat potensi kawasan di sana.
''Memang sudah ada Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) di sisi timur Dukuh Atas, yang mengintegrasikan LRT Jabodebek dan KRL. Namun, pak gubernur minta dilakukan pengintegrasian secara utuh,'' jelasnya. Sebab, di Dukuh Atas tersebut tidak hanya dua moda yang berbasis rel, tapi ada dua lainnya. Yakni, kereta bandara dan MRT Jakarta.
''Pengintegrasian secara utuh diempat itu bahkan ditargetkan operasi tahun 2027. Kenapa melingkar? karena untuk mengintegrasikan empat kuadran (empat moda, Red) itu. Sehingga, bentuk donat menjadi ideal,'' imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan, bentuk cincin itu merupakan hasil kajian dari Kementerian Perhubungan Jepang atau MLIT pasca roadshow TOD Forum di Tokyo.
''Kementerian Perhubungan Jepang itu memberikan grant (hibah, Red) ke MRT Jakarta, bentuknya bukan cash, tapi FS (feasibility study). FS itu dilakukan UR (Urban Renainssance Agency), yang ditunjuk Kementerian Perhubungan Jepang,'' jelasnya.
Meski sudah ada FS atau studi kelayakan, proyek itu diakuinya masih membutuhkan desain teknis lanjutan. Di antaranya, basic design, detail engineering design (DED), hingga perencanaan pembangunan yang matang. Setelah itu ada, baru mereka bisa menyampaikan kebutuhan anggarannya.
Senada dengan Syafrin, Wakil Koordinator Stafsus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo menuturkan, pedestrian deck di Dukuh Atas itu ditargetkan operasi pada 2027 mendatang. Untuk kebutuhan dananya, dia menyebutkan akan diputuskan dalam pekan depan.
''Baru diputuskan minggu depan oleh pak gubernur karena kemarin di-review. Tapi, Jakpro (Jakarta Propertindo) dan MRT Jakarta yang akan jadi investornya,'' terangnya kepada Jawa Pos.
Saat ditanyakan dananya, Yustinus menjelaskan, kemungkinan akan menggunakan dana Rp 10-20 triliun yang dijanjikan Kementerian Keuangan kepada Bank Jakarta. ''Itu opsi yang paling mungkin supaya cepat, tinggal nanti deal dengan Bank Jakarta,'' imbuhnya.
Selain untuk TOD Dukuh Atas, dia juga sudah meminta BUMD-BUMD DKI lainnya membuat daftar project untuk bisa menyerap dana yang akan dikucurkan Kemenkeu itu kepada Bank Jakarta tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022