Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Oktober 2025 | 20.28 WIB

Menkeu Purbaya Wanti-wanti Bank Jakarta Soal Suntikan Dana Puluhan Triliun: Nanti Panik Lagi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa datang ke Balaikota, Jakarta, Selasa (07/10/2025).  (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa datang ke Balaikota, Jakarta, Selasa (07/10/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menyuntikkan dana puluhan triliun ke Bank Jakarta. 

Namun ia mewanti-wanti manajemen Bank Jakarta agar tidak panik dan gagal menyalurkan kredit ke masyarakat, khususnya sektor UMKM dan industri kecil.

"Saya tanya tadi ke Pak Gubernur, apakah Bank Jakarta bisa serap? Jangan sampai saya kasih duit panik terusnya. Waduh gak bisa nyalurkan. Kata Pak Gubernur bisa," ungkap Purbaya usai menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/10).

Purbaya mengusulkan agar Bank Jakarta ikut dalam program serupa dengan bank-bank pelat merah (Himbara). Diketahui, bank Himbara telah menerima kucuran dana Rp 200 triliun untuk pemberian kredit kepada masyarakat.

Ia menyebut kemungkinan dana yang akan dikucurkan berkisar Rp10 hingga Rp20 triliun, tergantung kemampuan serapan Bank Jakarta.

"Tapi kalau Rp10 triliun, Rp20 triliun aja bisa kali ya untuk serap ya. Nanti itu akan nyebar ke UMKM dan industri lain di Jakarta maupun di tempat lain," tambahnya.

Menurut Purbaya, dana tersebut akan menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menggerakkan dana negara agar lebih produktif di sektor riil. Khususnya untuk memperkuat ekonomi daerah dan pelaku usaha kecil.

Purbaya juga mempersilakan BUMD DKI untuk ikut memanfaatkan dana Rp200 Triliun tersebut secara business to business (B to B) dengan bank Himbara.

"Tadi tentang dana yang Rp200 triliun dari Bank Himbara. Bisa dipakai nggak (oleh BUMD DKI)? Itu pada dasarnya itu adalah business to business. Kalau menguntungkan mereka bisa langsung datang ke Himbaranya," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanyakan apakah BUMD di bawah Pemprov DKI juga bisa memanfaatkan dana Rp200 triliun yang telah dikucurkan ke bank-bank Himbara oleh Kementerian Keuangan.

"Tetapi juga kami ingin memanfaatkan dana Rp200 triliun yang diputuskan oleh Kementerian Keuangan oleh Pak Menteri, ke Bank Himbara kami boleh juga memanfaatkan untuk BUMD-BUMD yang ada di Jakarta," ujar Pramono.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore