
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampil di podcast Close The Door. (Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan ketegasannya sebagai seorang pemimpin yang betul-betul hadir di tengah penderitaan warga Parung Panjang selama bertahun-tahun akibat keangkuhan para pengusaha tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang.
Ketegasan Dedi Mulyadi bahkan tidak menyusut sedikit pun kendati anak buahnya diduga bermain dengan menjadi backing para pengusaha tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang.
Tak seperti pemimpin lain yang melunak ketika menghadapi negosiasi tingkat tinggi dari para pengusaha, Dedi Mulyadi justru semakin mengokohkan keyakinannya telah tepat dalam mengambil kebijakan pemberhentian sementara pada aktivitas pertambangan.
"Gubernur bertanggung jawab atas berbagai kebijakan. Karena saya meyakini kebijakan itu bukan untuk satu kepentingan, tapi untuk semua kepentingan," kata Dedi Mulyadi dalam video diunggah di akun media sosialnya.
Pria yang kerap disapa KDM menyadari betul bahwa kebijakan yang dia buat tidak akan dapat menyenangkan semua orang. Dia yakin betul sejak awal pasti akan ada yang tidak setuju. Akan tetapi, Dedi Mulyadi harus tetap mengambil sikap tegas demi kebaikan yang lebih luas.
"Setiap kebijakan pasti tidak menyenangkan semua pihak, pasti ada yang merasa kecewa. Dan saya harus memilih diantara itu," kata Dedi Mulyadi.
Di tengah ketegasan Dedi Mulyadi terhadap para pengusaha tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang yang selalu melanggar aturan, muncul pernyataan kontroversial dalam bentuk rekaman suara diduga Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono.
Dalam rekaman suara tersebut, ia menyatakan bahwa SE Gubernur Dedi Mulyadi akan dicabut atau berlaku tidak lebih dari satu minggu. Ia seolah hendak meyakinkan pengusaha tambang bahwa SE Gubernur dibuat hanya untuk mengademkan suasana dan tidak benar-benar menunjukkan keberpihakan kepada rakyat luas.
"Saya yakin betul tidak lebih dari satu minggu. Mudah-mudahan dinamika yang terjadi ini bisa segera selesai sehingga kita bisa berproduksi seperti sedia kala," kata Bambang Tirtoyuliono dalam rekaman yang beredar di media sosial.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
