Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 15.46 WIB

Tegas Meski Anak Buahnya Diduga Main Tambang Parung Panjang, KDM: Sudah Melahirkan Banyak Orang Kaya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampil di podcast Close The Door. (Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampil di podcast Close The Door. (Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan ketegasannya sebagai seorang pemimpin yang betul-betul hadir di tengah penderitaan warga Parung Panjang selama bertahun-tahun akibat keangkuhan para pengusaha tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang.

Ketegasan Dedi Mulyadi bahkan tidak menyusut sedikit pun kendati anak buahnya diduga bermain dengan menjadi backing para pengusaha tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang.

Tak seperti pemimpin lain yang melunak ketika menghadapi negosiasi tingkat tinggi dari para pengusaha, Dedi Mulyadi justru semakin mengokohkan keyakinannya telah tepat dalam mengambil kebijakan pemberhentian sementara pada aktivitas pertambangan.

"Gubernur bertanggung jawab atas berbagai kebijakan. Karena saya meyakini kebijakan itu bukan untuk satu kepentingan, tapi untuk semua kepentingan," kata Dedi Mulyadi dalam video diunggah di akun media sosialnya.

Pria yang kerap disapa KDM menyadari betul bahwa kebijakan yang dia buat tidak akan dapat menyenangkan semua orang. Dia yakin betul sejak awal pasti akan ada yang tidak setuju. Akan tetapi, Dedi Mulyadi harus tetap mengambil sikap tegas demi kebaikan yang lebih luas.

"Setiap kebijakan pasti tidak menyenangkan semua pihak, pasti ada yang merasa kecewa. Dan saya harus memilih diantara itu," kata Dedi Mulyadi.

Di tengah ketegasan Dedi Mulyadi terhadap para pengusaha tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang yang selalu melanggar aturan, muncul pernyataan kontroversial dalam bentuk rekaman suara diduga Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono.

Dalam rekaman suara tersebut, ia menyatakan bahwa SE Gubernur Dedi Mulyadi akan dicabut atau berlaku tidak lebih dari satu minggu. Ia seolah hendak meyakinkan pengusaha tambang bahwa SE Gubernur dibuat hanya untuk mengademkan suasana dan tidak benar-benar menunjukkan keberpihakan kepada rakyat luas.

"Saya yakin betul tidak lebih dari satu minggu. Mudah-mudahan dinamika yang terjadi ini bisa segera selesai sehingga kita bisa berproduksi seperti sedia kala," kata Bambang Tirtoyuliono dalam rekaman yang beredar di media sosial.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore