Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa warga pada acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga Edisi 15 di Lapangan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kekacauan yang terjadi di Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM itu mengakui bahwa masalah ini terjadi akibat pengusaha tambang yang tidak taat aturan dan merugikan banyak orang.
"Kami terus memantau perkembangan yang terjadi di Parung Panjang. Petugas kewalahan karena truk yang mengangkut bahan material batu dan bahan material lainnya tidak mentaati ketentuan jam operasional yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Bogor," kata Dedi Mulyadi di Instagram pribadinya.
KDM yang pernah merasakan secara langsung bagaimana truk tambang sangat menghambat jalan saat datang ke Parung Panjang, beberapa bulan lalu, menyadari bahwa penderiatan masyarakat kini sudah memuncak. Mereka mumet bahkan stres setiap saat jalan raya menjadi lautan truk yang g.
"Saya melihat para pengusaha abai terhadap apa yang menjadi ketentuan pemerintah, mementingkan kepentingan usaha lebih utama ternyata dibanding memperhatikan aspek sosial dan lingkungan," ujar Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, KDM mengakui bahwa tindakan para pengusaha tambang yang langsung menggunakan jalan yang baru diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat, akan mengakibatkan jalan di Parung Panjang rusak dalam waktu singkat. Apalagi, truk tambang memiliki berat puluhan bahkan ratusan ton.
"Jalan yang baru u hari diperbaiki sudah diinjak, tentunya ini merusak kualitas bangunan dan menghancurkan jalan dalam waktu dekat. Pemerintah membuang uang percuma ratusan miliar jumlahnya," kata Dedi Mulyadi.
Jika para pengusaha tambang tidak patuh aturan, KDM mengaku akan memberikan sanksi tegas untuk memberikan efek jera kepada mereka.
"Kalau hanya mementingkan kepentingan usahanya saja, pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan. Tindakannya adalah penutupan sementara selama proyek pembangunan berlangsung atau penutupan permanen," ujar KDM. (*)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
