Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 02.53 WIB

Prajurit TNI Terlibat Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Cempaka Putih Sudah Ditahan Pomdam Jaya

Ilustrasi pembunuhan. (Ardika/Antara) - Image

Ilustrasi pembunuhan. (Ardika/Antara)

JawaPos.com - Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya/Jayakarta memastikan keterlibatan seorang prajurit TNI dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan Mohammad Ilham Pradipta. Dalam kasus yang menyebabkan kepala cabang (kacab) Bank BUMN Cempaka Putih meninggal dunia, Polda Metro Jaya telah menangkap 15 tersangka. 

Komandan Pomdam Jaya/Jayakarta Kolonel CPM Donny Agus terduga pelaku berlatar belakang prajurit TNI berinisial FH dengan pangkat kopda. Saat ini, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Pomdam Jaya/Jayakarta di Rumah Tahanan (Rutan) Militer Guntur. Keterlibatan FH dalam kasus tersebut masih didalami.

"Terduga pelaku dengan inisial kopda FH, terhadap yang bersangkutan sudah dilakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka," terang dia saat dikonfirmasi pada Jumat (12/9).

Menurut Kolonel Donny, saat peristiwa penculikan dan pembunuhan Ilham terjadi pada akhir Agustus lalu, status kopda FH dalam pencarian satuan asalnya. Sebab, dia tidak hadir dan tidak berdinas tanpa izin kepada satuan maupun atasannya. Meski belum menyebut satuan asalnya, penyidik Pomdam Jaya/Jayakarta berhasil mengungkap peran pelaku.

"Peran yang bersangkutan sebagai perantara untuk mencari orang guna menjemput paksa (korban)," jelasnya.

Kasus tersebut terungkap setelah aparat kepolisian mendapat laporan dari masyarakat di wilayah Bekasi ihwal temuan jenazah misterius pada Kamis (21/8). Belakangan diketahui bahwa jenazah itu adalah Mohammad Ilham Pradipta, kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih yang diculik pada Rabu (20/8). 

Video rekaman Closed Circuit Television (CCTV) menjadi bukti bahwa Ilham diangkut paksa oleh beberapa orang tidak dikenal dari salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Timur. Dia dibawa oleh orang tidak dikenal itu setelah rapat bersama beberapa orang. 

Untuk mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan tersebut, Polda Metro Jaya telah mengamankan 15 orang. Pada Selasa (26/8) Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman. Selain memeriksa 15 orang tersebut, penyidik juga mencocokan barang bukti yang sudah mereka temukan. 

"Jadi, mohon waktu. Terhadap 15 orang ini masih terus dilakukan pendalaman. Pemeriksaan itu dilakukan secara hati-hati, mendalam, menunjukkan barang bukti, mencocokkan setelah orang yang diamankan," kata dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore