
Halte Transjakarta Polda Metro Jaya hangus dibakar massa aksi pada Jumat (29/8) malam. (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Suasana di sekitar Polda Metro Jaya, Jakarta, pagi ini terlihat porak-poranda. Sejumlah fasilitas publik rusak parah akibat aksi massa yang berlangsung sejak kemarin hingga subuh ini.
Pantauan JawaPos.com di lokasi, jalan Gatot Subroto dipenuhi batu-batu yang masih berserakan. Beberapa pohon di pinggir trotoar pun tumbang, membuat pejalan kaki dan pelari terpaksa melompati batang yang roboh.
Halte bus Komdak yang berada di depan Polda Metro Jaya juga dirusak oleh massa. Tak hanya itu, pos polisi lalu lintas dan sejumlah sepeda motor ikut dibakar. Kerangka sepeda motor itu masih dibiarkan di pinggir jalan.
Kerusakan parah juga terlihat di sekitar Polda Metro Jaya, sisi Jalan Jenderal Sudirman. Batu berbagai ukuran hingga sisa ban terbakar masih memenuhi ruas jalan tersebut.
Pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak tergelincir atau terkena puing yang berserakan.
Pos lantas, halte bus, hingga Halte Transjakarta Polda Metro Jaya hangus terbakar. Pagar besi trotoar pun banyak yang copot.
Tak berhenti di situ, coretan vandalisme tampak menghiasi sejumlah titik. Jumlahnya bahkan sudah sulit dihitung lagi.
Bentrokan Kembali Pecah Selepas Subuh
Sabtu (30/8) pagi, suasana di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya sekitar Polda Metro Jaya masih menyisakan perih. Sisa gas air mata dari bentrokan massa aksi dengan polisi masih terasa menusuk.
Bentrokan sempat kembali pecah sekitar pukul 05.00 WIB. Suara kembang api petasan hingga tembakan gas air mata saling bersahut-sahutan. Massa aksi melempari polisi dengan batu hingga petasan. Sementara aparat membalas dengan tembakan gas air mata.
Meski begitu, akses Jalan Gatot Subroto dan Jalan Jenderal Sudirman sudah kembali dibuka pagi ini.
Sisa Efek Gas Air Mata Ganggu Pengendara
Salah satu driver ojek online, Asep, mengaku matanya perih saat melintas di jalan Jendral Sudirman. Efek gas air mata rupanya masih begitu terasa hingga pagi ini.
Ia pun tidak menyiapkan odol, cara yang biasa digunakan untuk mengurangi efek gas air mata.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
