
Jajaran Pemkot Jakut melakukan soft launching Taman Si Pitung di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Jalan Jampea, Kelurahan Koja, Jakarta Utara. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara melakukan launching soft Taman Si Pitung. Taman ini dibangun dengan memanfaatkan lahan kosong di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Jalan Jampea, Kelurahan Koja, Jakarta Utara.
Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan Taman Si Pitung ini merupakan tindak lanjut pemenuhan ruang hijau publik untuk masyarakat. Menurutnya, Taman Si Pitung dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik seperti lapangan futsal dan skate park yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.
"Semua fasilitas di sini bisa digunakan gratis dan nantinya ada beberapa tambahan fasilitas lainnya seperti toilet, tempat bermain anak, penerangan, dan CCTV," kata Hendra, kemarin (26/8).
Adanya Taman ini, Hendra berharap dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Tidak hanya itu, ia juga meminta masyarakat ikut menjaga kebersihan Taman. Sebab, taman ini bukan hanya sebagai penghijauan, tetapi masyarakat bisa berinteraksi, baik itu silaturahmi maupun berolahraga.
"Kami titipkan taman yang sudah dibangun untuk masyarakat ini agar tetap dijaga dengan baik. Silahkan pergunakan Taman Si Pitung untuk berbagai kegiatan yang positif," imbaunya.
Sementara, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Muhammad Fajar Sauri menyampaikan apresiasi atas pembangunan Taman Si Pitung yang juga menjadi salah satu instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk memanfaatkan jalan tol yang ada di wilayah Jakarta.
"Ini taman bawah kolong jalan yang kedua, sebelumnya ada di Slipi. Saya apresiasi kepada Pak Wali Kota dan Kasudin Tamhut Jakarta Utara yang sudah melakukan penataan di bawah kolong tol," terangnya.
Fajar menginginkan ada penambahan fasilitas penunjang di Taman Si Pitung agar warga dapat merasa lebih aman dan nyaman, termasuk dari penerangan yang cukup dan ketersediaan area parkir. "Ini masih soft launching karena masih ada yang harus ditambah. Saya minta kepada Pak Kasudin agar minggu depan sudah dilengkapi dan bisa segera diresmikan bersama-sama," ungkapnya.
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara Christian Tamora Hutagalung menjelaskan, pemberian nama Taman Si Pitung ini karena lokasinya dekat dengan kawasan Si Pitung yang sangat dikenal di Jakarta Utara. "Lokasi ini dulunya gelap dan kurang pencahayaan, banyak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial hingga tumpukan sampah. Kami tata lahan seluas 1.700 meter persegi di sini kurang lebih empat bulan," bebernya.
Ia menambahkan, konsep taman yang dipilih yaitu taman kering atau dry garden, karena lokasinya di bawah kolong tol. Apabila dibuat konsep banyak tanaman, akan kurang efektif, dikarenakan kurangnya matahari. "Kita sudah melihat setiap sore hari banyak masyarakat maupun komunitas yang memanfaatkan taman. Kami sangat senang karena taman ini aktif dan bermanfaat untuk warga," tutupnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
