
Kemacetan di wilayah Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. (Dishub Tangsel untuk Jawa Pos)
JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas sistem satu arah (SSA) di wilayah Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Uji coba tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 10 September 2025.
Rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan di Jalan Kemiri Raya dan Jalan Kunir, segmen simpang Universitas Terbuka (UT)/Kemiri sampai simpang Kunir dan simpang Gaplek. Uji coba berlangsung pada pagi pukul 06.00-09.00 WIB dan sore pukul 15.00-19.00 WIB. Kemudian, SSA juga diberlakukan di Jalan Kayu Manis Raya segmen simpang Kayu Manis hingga simpang Kayu Manis 1 selama 24 jam penuh.
"Tujuan utama dari penerapan SSA ini untuk meminimalisir dan mengurangi tingkat kemacetan yang ada. Yang awalnya lalu lintas macet total menjadi bergerak," jelas Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel Martha Lena kepada Jawa Pos kemarin (19/8).
Martha menerangkan, beberapa faktor penyebab kemacetan di wilayah tersebut antara lain radius tikungan yang terbatas dan lebar akses keluar masuk di Jalan Kemiri yang sempit hanya sekitar 4 meter.
Ditambah lagi volume kendaraan dari arah Depok yang cukup tinggi, menyebabkan adanya titik konflik yang berujung pada antrian panjang hingga kendaraan kerap mengunci di persimpangan.
"Selain itu, banyaknya akses keluar-masuk di sekitar simpang UT/Kemiri dari Jalan Merica, Jalan Talas III, Universitas Terbuka, dan Sekolah Kharisma Bangsa semakin memperparah kemacetan," lanjutnya.
Dishub mencatat kondisi ruas Jalan Kemiri Raya berada pada Level of Service (LOS) E dengan antrian rata-rata sepanjang 150 meter. Sedangkan ruas Jalan Cabe Raya-Cirendeu Raya masuk LOS F dengan antrean mencapai 300 meter.
Kecepatan kendaraan rata-rata di segmen simpang Gaplek sampai simpang Kayu Manis hanya sekitar 15,6 km/jam, berada pada LOS F. "Radius tikungan Simpang Kayu Manis yang sempit hanya 4 meter, membuat kendaraan sulit bermanuver. Serta adanya aktivitas sekolah Mumtaza di sekitar dan tingginya volume lalu lintas menuju dan dari Jalan Kayu Manis yang mengarah ke Cinere, memicu antrian panjang sampai Simpang Golf hingga kondisi lalu lintas sering tidak jalan dan mengunci di simpang," lanjut Martha.
Dia menambahkan, jarak antar simpang yang dekat, seperti simpang Kayu Manis dengan simpang Southcity (125 meter) dan simpang Kayu Manis dengan simpang Bukit Golf (200 meter), juga menjadi faktor kemacetan. Dengan uji coba itu, Dishub berharap arus lalu lintas di Pondok Cabe Udik bisa lebih lancar dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
