Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Agustus 2025 | 04.24 WIB

Jakarta Siagakan Pompa Stasioner Hadapi Ancaman Banjir Rob, Ada 12 Titik Rawan

ILUSTRASI. Anggota Komisi A DPRD DKI Kevin Wu melakukan sidak ke Rumah Pompa Air Jelambar Selatan dan rumah pompa Widjaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jumat (13/12/2024). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI. Anggota Komisi A DPRD DKI Kevin Wu melakukan sidak ke Rumah Pompa Air Jelambar Selatan dan rumah pompa Widjaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jumat (13/12/2024). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi banjir rob yang diprediksi terjadi hingga 22 Agustus 2025.

Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta Hendri mengaku telah menyiagakan pompa stasioner dan pintu air di sejumlah titik rawan pesisir utara Jakarta. 

Yakni, Pintu Air Marina, Pompa/Polder Kali Asin, Pompa Ancol, Pompa Junction PIK, Pompa Muara Angke, Pompa Pasar Ikan dan Pompa Tanjungan  

Tak hanya itu, pompa mobile juga disiapkan untuk menjangkau titik banjir di pemukiman warga.

"Pompa mobile digunakan untuk menjangkau lokasi banjir/genangan yang tidak bisa dijangkau pompa stasioner," ujarnya, Minggu (18/8).

Hendri menjelaskan, banjir rob sempat terjadi di sejumlah titik pada Minggu (17/8). Seperti di Jl. RE Martadinata (samping JIS), Tanjung Priok dengan genangan setinggi 10 cm dengan luasan sekitar 100 meter. 

SDA mengerahkan 2 unit pompa mobile dan 8 personel satgas. Air pun surut pada pukul 21.50 WIB.

Kemudian di Jl. Marunda Pulo RT 002/RW 07 (Pospol Airud), Cilincing, Jakarta Utara. Di sana terdapat genangan setinggi 20 cm dan baru surut pada Senin (18/8) pukul 05.00 WIB.

"Pasukan Biru juga dikerahkan untuk berjaga dan melakukan pemantauan rutin demi memastikan kondisi lapangan tetap terkendali," kata Hendri.

Dinas SDA berharap serangkaian langkah antisipasi ini dapat menekan dampak limpasan air laut sehingga warga tetap bisa beraktivitas normal.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan banjir rob melalui sejumlah kanal yang disediakan.

"Masyarakat juga dapat memantau perkembangan banjir rob melalui laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, Aplikasi JAKI atau menghubungi 112 jika mendapatkan kondisi darurat," jelasnya 

Waspadai Banjir Rob Jakarta Hingga 22 Agustus

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengingatkan adanya potensi banjir rob akibat pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Baru. Fenomena alam itu terjadi sejak 17 Agustus hingga 22 Agustus mendatang.

"Fenomena ini dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Baru, sehingga ketinggian air laut diprediksi meningkat," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, Senin (18/8).

Isnawa menyebutkan, terdapat 12 titik rawan terdampak banjir rob. Pada Senin (18/8) pukul 15.00 WIB, ketinggian muka air di Pintu Air Pasar Ikan bahkan telah mencapai 230 cm, sehingga statusnya naik menjadi siaga 2.

Berikut 12 titik lokasi rawan banjir rob di pesisir utara DKI Jakarta: 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore