Pemprov Jatim borong lima penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kamis (24/7). (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Prestasi gemilang kembali diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, dengan menyabet lima penghargaan sekaligus dalam acara Rapat Koordinasi Evaluasi CASN 2024, oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Lima penghargaan tersebut, di antaranya peringkat pertama pada masing-masing kategori Manajemen Pencantuman Gelar, kategori Implementasi Manajemen ASN Terbaik (I-Mut), kategori Layanan Penetapan NIP.
Kemudian, penghargaan provinsi terbaik dalam kategori Layanan Pensiun, serta kategori Instansi Daerah Penyelenggara Titik Lokasi Mandiri Instansi pada Seleksi CASN tahun anggaran 2024.
Penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof Zudan Arif Fakrulloh kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (24/7).
Kepala BKN RI Prof. Zudan memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur yang telah mengimplementasikan manajemen talenta guna mewujudkan birokrasi pemerintah yang lebih efektif, efisien, dan berdampak.
"Yang disampaikan ibu Gubernur sangat strategis, menjadi lumbung talent nasional karena penduduknya banyak, sumber daya manusianya banyak," Kata Prof. Zudan dalam keterangannya, Kamis (24/7).
Semenyata itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut lima penghargaan yang diterima sebagai motivasi untuk mencetak birokrat beretos kerja tinggi dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Alhamdulillah Pemprov Jawa Timur hari ini menerima lima penghargaan dari BKN. Saya optimistis Pemprov Jatim dapat menjadi Role Model dan menuju lumbung talenta nasional,” ujar Khofifah.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jatim adalah menerapkan manajemen talenta. Menurut Khofifah, manajemen talenta berperan penting untuk mengidentifikasi karakter dari masing-masing ASN.
Maka dari itu, Gubernur Khofifah menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jatim, termasuk PNS, CPNS, dan PPPK untuk mengikuti tes talent DNA digital melalui aplikasi milik ESQ Corporation.
"Tim ESQ melakukannya dengan metode talent DNA. Kita sudah melakukannya, sebanyak 34 ribu aparatur di Pemprov Jatim telah melakukan DNA talent test dan kita sudah punya 200 mentor," ujarnya.
Analisis hasil tes DNA talent akan membantu memetakan SDM secara akurat, sehingga penempatan dan pergeseran ASN menjadi lebih efisien. “Menurut saya ini memudahkan pemetaan,” sambung Khofifah.
Menariknya, manajemen talenta tidak hanya diterapkan pada aparatur sipil, tetapi meluas ke ranah pendidikan. Gubernur-wakil Khofifah menilai penting untuk mengetahui bakat, minat dan karakter unik dari masing-masing anak didik.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
