
Anggota Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, mengevakuasi warga terdampak banjir, di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/3). (Istimewa)
JawaPos.com – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (5/7) hingga Minggu (6/7) menyebabkan sedikitnya 51 RT terendam banjir. Sebanyak 169 warga terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat yang telah dibangun.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menuturkan, saat ini terdapat lima titik pengungsian yang telah aktif menampung warga terdampak di kawasan Bidara Cina dan Kampung Melayu.
“Saat ini terdapat lima lokasi pengungsian,” ujar Yohan, Minggu (6/7).
Untuk wilayah Bidara Cina, pengungsian dibuka di Aula Kantor Kelurahan, RPTRA Bidara Cina, dan Masjid Jami Al Abror.
"Jumlah Pengungsi 37 KK 121 Jiwa," terang Yohan.
Sementara di Kampung Melayu, warga terdampak ditampung di aula Kantor Kelurahan Kampung Melayu dan SDN 01/02 Kampung Melayu. Terdapat 48 jiwa dari 14 KK yang mengungsi.
"Total ada 169 warga Jakarta yang telah dievakuasi ke beberapa lokasi pengungsian," jelasnya.
Banjir Dipicu Rob dan Cuaca Ekstrem
Yohan menjelaskan, banjir kali ini diperparah oleh kombinasi cuaca ekstrem dan fenomena alam rob (banjir pasang laut).
“Terdapat Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) pada tanggal 04 Juli - 13 Juli 2025 akibat adanya pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase Perigee dan Bulan Baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum di wilayah pesisir utara Jakarta,” ujarnya.
Tak hanya itu, kenaikan status sejumlah pintu air dan bendungan sejak Sabtu siang juga memperburuk situasi. Sejumlah titik seperti Pintu Air Pasar Ikan, Bendung Katulampa, Pos Depok, hingga Pintu Air Karet menunjukkan level Siaga.
Berikut sebaran RT yang terendam banjir dan ketinggian air di Jakarta:
Jakarta Selatan (21 RT)
Jakarta Timur (30 RT)
Sementara itu, genangan di Kelurahan Gedong (3 RT) sudah dinyatakan surut.
BPBD DKI Jakarta bersama dinas terkait tengah berjibaku menangani genangan dengan penyedotan air dan memastikan sistem drainase bekerja maksimal.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas,” jelas Yohan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
