
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono di Stasiun Tanah Abang, Kamis (26/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pembangunan perluasan Stasiun Tanah Abang telah mencapai 99,9 persen. Proyek ini menelan biaya sebesar Rp 338 miliar ini mencakup berbagai komponen penting. Adapun pengerjaan dilakukan selama setahun lebih tepatnya 417 hari.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono merinci anggaran tersebut dalam sosialisasi perubahan flow penumpang di Stasiun Tanah Abang, Kamis (26/6).
“Anggarannya secara total Rp 338 miliar meliputi pembangunan gedung stasiun, pengadaan wesel, termasuk pembangunan fasilitas operasi, persinyalan, telekomunikasi, kelistrikan,” ujarnya.
Dengan desain baru yang memperluas peron dan menambah dua jalur kereta, kapasitas Stasiun Tanah Abang bakal melonjak dari 150 ribu menjadi 300 ribu penumpang per hari. Penambahan kapasitas diharapkan dapat mengurai kepadatan penumpang yang selama ini jadi keluhan utama.
Sebagai langkah awal, perubahan alur pergerakan penumpang akan mulai diterapkan pada 28 Juni 2025 dini hari, bersamaan dengan pelaksanaan switch over (SO) tahap awal.
“Saat ini sudah selesai semua dilakukan pengujian. Target pelaksanaan switch over insyaallah 28 Juni 2025 dini hari,” jelas Ferdian.
Ia juga mengungkap rencana pembangunan Stasiun Tanah Abang tahap 2 yang rencananya mencakup pembangunan concourse menuju peron 3 dan 4, serta perluasan peron di area tersebut. Namun, pembangunan baru akan dilakukan dalam beberapa tahun kedepan.
“Di tahap 2 itu nanti akan ada lagi, tapi mungkin tidak sekarang, dalam beberapa waktu ke depan mungkin entah tahun depan atau 2 tahun yang akan datang yaitu melakukan pembangunan concourse menuju peron 3 dan 4, serta perluasan area peron 3 dan 4,” terangnya.
Selain persiapan internal, pembangunan tahap 2 juga masih menunggu sinyal dari Pemprov DKI Jakarta karena berhubungan dengan pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD).
“Yang utama memang kami harus menunggu TOD dari Pemda Jakarta karena ini akan saling terkait, dengan apakah rekan-rekan dari Pemprov Jakarta itu ingin membangun katakanlah jembatan untuk langsung masuk ke area concourse,” jelas Ferdian.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
