Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Juni 2025 | 15.57 WIB

Pramono Anung-Rano Karno Sukses Bangun Fondasi Jakarta, Siap Tembus 50 Kota Global Dunia

Realisasi program 100 hari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dapat apresiasi. (Istimewa)

JawaPos.com - Pramono Anung-Rano Karno telah dilantik sebagai gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025. Sejak hari itu juga, pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu langsung tancap gas. Hasilnya, hampir seluruh program quick wins berhasil direalisasikan.

Keberhasilan Pram–Rano merealisasikan program 100 hari pertama itu mendapat apresiasi dari publik. Bahkan, kalangan DPRD DKI menyebut Pramono sukses membangun fondasi dasar untuk kelanjutan pembangunan Jakarta.

“Meskipun waktunya singkat, Pramono-Rano Karno berhasil merealisasikan sebagian besar dari 40 program percepatan yang dijanjikan,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah. Karena itu, Ima mengapresiasi langkah konkret yang telah diambil gubernur-wakil gubernur tersebut.

Program-program yang mendapat acungan jempol itu, antara lain, perluasan KJP Plus bagi 707.622 siswa dan KJMU bagi 16.979 mahasiswa. Termasuk pemutihan 1.315 ijazah siswa yang sempat ditahan pihak sekolah.

Ima juga memuji kemajuan sektor transportasi. Misalnya, perluasan layanan Transjabodetabek dan pembangunan MRT hingga LRT. Begitu pula dengan pembukaan taman kota 24 jam sebagai ruang publik baru bagi warga.

“Komitmen untuk melanjutkan dan mempercepat pembangunan transportasi massal terintegrasi sangat penting untuk mengatasi kemacetan,” tandasnya.

Pramono sendiri optimistis Jakarta bisa meningkatkan peringkatnya di tingkat dunia. Saat ini Jakarta masih menduduki peringkat 74 dari 156 kota global. Dia menargetkan, Jakarta bisa masuk ke posisi 50 besar kota global pada 2029.

Untuk mencapai target itu, dalam 100 hari memimpin Jakarta, Pramono mulai melakukan banyak pembenahan. Utamanya di bidang transportasi. Misalnya, meresmikan pencanangan infrastruktur konektivitas di Gedung Transportasi Hub MRT Jakarta-Dukuh Atas. 

Ada juga pencanangan digitalisasi serta integrasi layanan angkutan umum massal gratis untuk 15 golongan masyarakat pada 7 Mei 2025, hingga membuka lima rute Transjabodetabek (lihat grafis).

Pramono menyebut Transjabodetabek merupakan salah satu gagasannya untuk mengatasi kemacetan Jakarta. Tidak terkecuali, kemacetan yang disebabkan oleh warga yang tinggal di daerah sekitar Jakarta. Daerah penyangga itu adalah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Setiap hari, warga di daerah penyangga yang masuk ke Jakarta sekitar empat juta orang.

“Percuma hanya memikirkan Jakarta (untuk mengatasi kemacetan, Red). Makanya, dengan dibukanya Transjabodetabek, bisa mengatasi masalah kemacetan yang terjadi di Jakarta,” katanya.

Sebab, dengan dikembang kannya rute Transjabodetabek, warga dari Bogor, Depok, Tangerang, hingga Bekasi tidak lagi membawa kendaraan pribadinya masuk Jakarta. (rya/oni)

Fokus Benahi Transportasi hingga Tingkatkan SDM

Gubernur DKI Pramono Anung bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meresmikan rute kedua Transjabodetabek. (Istimewa)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore