
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi bersama mantan Gubernur DKI Jakarta, Happy Djarot saat melakukan kunjungan ke salah satu Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Tambora, Jakbar. (Istimewa).
JawaPos.com - Anggota DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi, menekankan peran aktif Posyandu dalam mencegah stunting. Pernyataan itu disampaikan Hilda saat melakukan kunjungan ke salah satu Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, bersama istri mantan Gubernur DKI Jakarta, Happy Djarot.
Hilda menyampaikan rasa syukurnya melihat kondisi anak-anak di Posyandu tersebut yang seluruhnya dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan kasus stunting.
“Puji syukur, ternyata anak-anak yang kami temui semuanya sehat dan bebas dari stunting. Ini hasil kerja keras bersama antara kader Posyandu, orang tua, dan dukungan pemerintah,” kata Hilda kepada wartawan, Jumat (30/5).
Politikus Fraksi PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya Posyandu dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak sejak dini. Kunjungan itu dilakukan dalam rangka
komitmennya untuk terus mengawal program-program kesehatan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para orang tua dan kader Posyandu dalam menjaga kesehatan anak-anak. Semangat ini harus terus dijaga agar generasi masa depan Jakarta tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, kuat, dan hebat,” tegasnya.
Hilda juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Ia menegaskan, upaya pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga dengan dukungan penuh dari sistem pelayanan publik yang memadai.
“Posyandu bukan hanya tempat timbang badan atau imunisasi, tetapi juga ruang edukasi dan interaksi penting bagi tumbuh kembang anak. Mari kita dukung bersama,” ucapnya.
Lebih lanjut, Hilda menyatakan program pencegahan stunting sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menjadi prioritas nasional.
"Saya berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan fasilitas, edukasi, dan sumber daya kader Posyandu demi menciptakan Jakarta yang lebih sehat dan inklusif," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
