
10 remaja pelaku tawuran mengikuti pesantren kilat selama seminggu penuh yang digelar Polsek Tambora, Jakarta Barat. (Istimewa)
JawaPos.com - Langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengirimkan anak bermasalah, termasuk suka tawuran, ke barak militer, tidak serta merta diduplikasi oleh daerah atau instansi lain. Contohnya, jajaran Polsek Tambora, Jakarta Barat.
Aparat kepolisian itu malah menangani kenakalan remaja yang tertangkap saat tawuran malah dikirim ke pesantren kilat. Ada 10 remaja yang dikirim pondok pesantren. Di sana mereka selama seminggu mengikuti pendidikan keagamaan dan karakteristik di pesantren.
Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Muhammad Kukuh Islami menuturkan, pendekatan ini bertujuan membentuk karakter remaja melalui nilai-nilai agama dan kedisiplinan. Program tersebut digagas dianggap sebagai solusi preventif untuk menekan angka tawuran yang makin meresahkan masyarakat.
“Program ini bertujuan untuk membentuk karakter para remaja menjadi lebih baik, melalui pendekatan keagamaan, kedisiplinan dan peningkatan mental,” ujar Kompol Kukuh, Senin (26/5).
Selama mengikuti program, para remaja digembleng dengan berbagai kegiatan positif. Mulai dari latihan baris-berbaris, olahraga, bersih-bersih tempat ibadah, hingga pembinaan rohani.
Mereka juga mendapat bimbingan langsung dari dai Kamtibmas Polsek Tambora, Ustadz Gito Ibnu Aliyudin, dan Bhabinkamtibmas Pekojan, Aiptu Dede Sugiono.
Lebih jauh, Kukuh berharap metode ini bisa menjadi terapi kejut agar para pelaku menyadari kesalahannya dan tak lagi terlibat dalam aksi kekerasan di jalanan. “Kita ingin mengembalikan mereka ke jalur yang benar dengan pendekatan hati dan nilai-nilai moral,” jelasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
