Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 April 2025 | 00.30 WIB

Truk Kontainer di Tanjung Priok Overload 3x Lipat, Gubernur Pramono Rumuskan Sanksi Untuk Pengelola

Antrean truk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Akun X TMC Polda Metro Jaya). - Image

Antrean truk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Akun X TMC Polda Metro Jaya).

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung geram dengan kemacetan parah di kawasan Tanjung Priok sejak Rabu (16/4) malam. Ia menyebut terdapat kelebihan muatan hingga hampir tiga kali lipat dari kapasitas seharusnya. 

Gubernur Pramono menjelaskan, kawasan pelabuhan Tanjung Priok sejatinya hanya memiliki kapasitas hingga 2.500 truk per hari. Namun, dipaksakan menjadi 4.000 truk kontainer oleh pengelola.

"Jadi begini, seperti kita ketahui bahwa Tanjung Priok itu kapasitasnya 2.500 truk per hari. Kemarin dipaksakan 4.000 truk per hari. Yang mengelola yang namanya NPCT-1. Ini kan yang selalu dan di bawah Pelindo," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Sabtu (19/4).

Pramono kemudian mengerahkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan pengecekan lapangan. Hasilnya diketahui jumlahnya lebuh tinggi dibandingkan laporan awal. 

"Untuk itu saya sudah minta untuk kepala dinas melakukan cek lapangan. Setelah dilakukan pengecekan lapangan memang di dalamnya terjadi jam (macet) gak bergerak. Dan bukan 4.000 truk per hari ternyata 7.000 per hari," katanya. 

Kondisi tersebut menurutnya sebagai pelanggaran serius yang mengancam sistem transportasi ibu kota. Oleh karena itu, Pramono memastikan langkah tegas akan diambil, termasuk kemungkinan pemberian sanksi keras. Meskipun Pelindo telah menyampaikan permintaan maaf, Pramono menilai langkah itu tidak cukup. 

"Sehingga dengan demikian saya sudah meminta kepada dinas perhubungan maupun nanti saya sendiri akan memberikan peringatan sekeras-kerasnya. Bentuknya apa sedang kita rumuskan," tegasnya.

Diketahui, antrean Truk di Tanjung Priok sempat merembet ke beberapa daerah sekitarnya. Tidak hanya di Jakut, masyarakat yang melintasi perbatasan Jakut dengan Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Kamis malam (17/4) sempat terdampak macet parah. Hal itu membuat kelumpuhan di sejumlah ruas Jakarta.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore