Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2025 | 04.29 WIB

Stasiun Karet di Jakarta Akan Ditutup, Pengguna KRL Dialihkan ke Stasiun BNI City yang Bersebelahan

Ilustrasi Stasiun BNI City Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi Stasiun BNI City Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com – Menteri BUMN Erick Thohir mewacanakan menutup Stasiun Karet yang saat ini melayani penumpang KRL Commuter Line. Nantinya, pengguna KRL hanya akan turun di Stasiun BNI City. 

VP Corporate Communication KAI Commuter Joni Martinus menuturkan, pihaknya berencana mengintegrasikan operasional Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City.

Namun, hal itu masih dalam pembahasan antara pihaknya dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA). 

Langkah ini diambil karena jarak antara kedua stasiun hanya 350 meter, sehingga dinilai lebih efisien. Selain itu, stasiun BNI City memiliki kapasitas pengguna lebih banyak. 

“Dari sisi kapasitas maksimal, Stasiun BNI City pun dapat menampung penumpang sebanyak 2.000 pengguna setiap jamnya,” ujar Joni dalam keterangannya, Kamis (2/1).

Ia menilai, stasiun Karet dinilai sudah tidak layak. Berdasarkan data KAI, dalam satu jam pengguna Commuter Line yang masuk ke stasiun mencapai hampir 2.000 penumpang, dengan waktu tunggu pemberangkatan selama 10 menit. 

Artinya, diperlukan kapasitas ruang tunggu sebanyak 330 orang. Namun saat ini, kapasitas stasiun Karet hanya sekitar 150 orang. Belum lagi akses menuju pintu masuk Stasiun Karet rentan memicu kemacetan lantaran berada dekat perlintasan. 

“Jika digabung ke Stasiun BNI City, maka penumpang dapat menikmati fasilitas dan layanan yang optimal, dan tentunya lebih aman," jelasnya.

Dengan memindahkan layanan ke Stasiun BNI City, pengguna Commuter Line dapat menikmati fasilitas modern dan layanan yang lebih aman.

Stasiun BNI City sudah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti Transjakarta, MRT, LRT, dan JakLingko, menjadikannya pusat konektivitas transportasi di Jakarta

"Hal itu sebagai solusi dari kemacetan di jalan raya menuju bandara. Dengan integrasi moda transportasi yang bermuara di Stasiun BNI City, penumpang diharapkan dapat menghemat waktu lebih banyak sehingga bisa sampai ke bandara tepat waktu," tuturnya. 

Diketahui, sepanjang 2024, tercatat sekitar 1,5 juta orang yang menuju bandara menggunakan Commuter Line Basoetta. Untuk itu, diperlukan adanya integrasi untuk meningkatkan jumlah pengguna.

Dengan peningkatan layanan Commuter Line Basoetta ini, ditargetkan bisa melayani sekitar 20 persen atau 10 juta orang dari total pengguna pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore