
Polantas menegur pengendara saat Operasi Patuh Jaya 2024 di Jakarta Juli lalu. (dok. Humas Polda Metro Jaya)
JawaPos.com – Operasi Patuh Jaya 2024 yang berakhir pada 28 Juli lalu menunjukkan betapa rendahnya kesadaran sebagian warga Jabodetabek dalam berlalu lintas. Sebab, jumlah pelanggaran lalu lintas justru naik.
Polda Metro Jaya mencatat ada 60.533 pelanggaran selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2024 di wilayah hukumnya. Jumlah pelanggaran tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
"Pelanggaran Meningkat 239 persen," kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Ade Ary Syam Indradi, Selasa (30/7).
Ade menyoroti beberapa jenis pelanggaran terbanyak. Di antaranya tidak mengenakan sabuk pengaman atau seatbelt saat di mobil hingga pengendara motor yang melawan arus.
"Hasil operasi patuh untuk roda dua, pelanggaran yang paling dominan adalah tidak menggunakan helm SNI ditemukan 3.738 pelanggar. Dan juga melawan arus 3.660 pelanggar," ungkapnya.
Sementara, tercatat ada 23.636 pelanggaran yang dilakukan pengemudi kendaraan roda empat. Naik sebanyak 16.665 pelanggaran dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 6.971 pelanggaran.
Ade menambahkan, Operasi Patuh Jaya digelar sebagai ajang sosialisasi aturan lalu lintas sekaligus penegakan hukum agar pengguna jalan makin disiplin. "Masyarakat tetap patuh, tetap sopan santun berlalu lintas," tutupnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
