Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 April 2024 | 14.35 WIB

Pertama di Indonesia, Buang Sampah Kemasan Kosmetik Bisa lewat Vending Machine

ERHA Group gandeng Plasticpay dan Mal Kota Kasablanka menghadirkan Cosmetic Reverse Vending Machine pertama di Indonesia. - Image

ERHA Group gandeng Plasticpay dan Mal Kota Kasablanka menghadirkan Cosmetic Reverse Vending Machine pertama di Indonesia.

JawaPos.com–Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) mencatat Indonesia sebagai negara penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia. Setiap tahun, 3,2 juta ton sampah plastik tidak terkelola dengan baik. Salah satu sumber sampah plastik tersebut adalah kemasan kosmetik bekas yang tidak terdaur ulang secara baik.

Industri kosmetik Indonesia mengalami peningkatan yang fenomenal selama beberapa tahun terakhir. Penjualan produk personal care dan kosmetik mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun terakhir di tengah masifnya perkembangan e-commerce.

Guna mengatasi itu, ERHA Group menggandeng Plasticpay dan Mal Kota Kasablanka menghadirkan Cosmetic Reverse Vending Machine pertama di Indonesia. Itu untuk membantu pengurangan sampah plastik kemasan, khususnya sampah kemasan kosmetik di Indonesia.

Mesin tersebut menerapkan teknologi artificial intelligence (AI) dalam pengembalian kemasan kosmetik bekas pakai. Mesin akan mengenali berbagai bentuk kemasan yang dikembalikan.

”Ini pertama kali kita luncurkan Cosmetic Reverse Vending Machine. Ditargetkan tahun ini akan ada 5 vending machine,” ujar Corporate Relations & CSR Manager Erha Group Oemar Saputra.

Masyarakat yang menyerahkan kemasan kosmetik bekas secara otomatis langsung dikonversi dalam bentuk reward points yang bisa dimanfaatkan kembali konsumen di erhstore.co.id. Limbah kemasan kosmetik yang terkumpul, akan didaur ulang Plasticpay untuk menjadi barang-barang bermanfaat.

CEO Plasticpay ⁠Suhendra Setiadi mengajak masyarakat mengubah mindset agar ikut mengatasi permasalahan sampah. Sebab, masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

Sampah plastik atau sampah apapun itu bukan tanggung jawab pemerintah saja. Kita harus mengubah mindset bahwa kita harus menjadi konsumen yang bertanggung jawab,” ujar Suhendra Setiadi.

Kehadiran Cosmetic Reverse Vending Machine disambut baik Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Sarjoko. Dia menyebut, saat ini, 7.500 ton sampah diangkut ke TPST Bantar Gebang setiap hari.

Karena itu, lanjut dia, pengurangan sampah dari sumbernya merupakan hal penting. Apalagi, vending machine tersebut juga menerima limbah kosmetik dari berbagai merek yang ada.  

”Erha tidak hanya memfasilitasi produknya Erha tapi juga merek lainnya pun ikut difasilitasi. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya. Mudah-mudahan apa yang dilakukan memberi dampak maksimal dan memberikan kebaikan untuk kehidupan kita di masa mendatang,” ucap Sarjoko.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore