gumpalan busa tebal tutupi Kali Baru Kota Depok/ sumber: instagram @depok24jam
JawaPos.com – Limbah busa tebal sempat menutupi Kali Baru Curug, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada (27/11).
Busa tebal yang diperkirakan mencapai 5 meter tersebut pada awal munculnya hanya berupa busa tipis, yang kemudian menebal dan kian tinggi hingga hampir menutupi tembok belakang rumah warga di sisi sungai.
Warga menyebut, busa awalnya muncul sekitar pukul 16.00 WIB, lalu mulai menyurut pada pukul 20.00 WIB.
Kejadian munculnya busa di Kota Depok sontak viral dan ramai hingga didatangi banyak orang untuk menonton dan mengambil video atas fenomena tersebut.
Saat ramai di media sosial, selain penasaran apa penyebab dari limbah gumpalan busa tebal yang muncul di Depok, warganet juga menjadikan peristiwa kemunculan busa ini sebagai hiburan.
Banyak yang berceletuk ‘Negeri di atas awan’ atau ‘Salju di Depok’ pada kolom komentar postingan video yang melaporkan.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Pemkot Kota Depok, serta pemadam kebakaran pun akhirnya turun tangan menyelidiki penyebab dari busa tebal yang menutupi Kali Baru ini.
Sementara pemadam kebakaran mencoba menghilangkan busa agar tidak semakin meninggi, DLHK dan Pemkot mengatakan dugaan kemunculan busa bisa jadi dari limbah buangan pabrik sekitar sungai atau detergen yang teraduk.
Karena, pergantian musim menyebabkan limbah domestik seperti deterjen yang mengendap di bawah kali teraduk sehingga menimbulkan busa.
Ditambah, aliran air yang mengalir deras dari atas ke bawah menambah tebalnya buih.
Meski demikian, warga berkata bahwa busa tersebut tidak beraroma wangi, melainkan berbau tajam yang sedap.
Warga juga tidak berani menyentuh busa meskipun busa tersebut terlihat lembut dan putih bersih.
Kepala DLHK Kota Depok, Abdul Rahman atau yang akrab dipanggil Abra mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim untuk menyelidiki asal usul dari limbah busa dengan cara menyusuri sungai dan memeriksa setiap pabrik atau perumahan yang dilewati oleh Kali Baru.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi hal serupa karena selain mencemari lingkungan, fenomena gumpalan busa tebal ini juga mengganggu kenyamanan dan mengancam kesehatan warga sekitar.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
