
Kondisi lahan rawa di Desa Margamulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten mengalami kekeringan akibat kemarau panjang dampak dari fenomena El Nino. (ANTARA/Azmi Samsul Maarif)
JawaPos.com - Bencana kekeringan pada musim kemarau panjang akibat El Nino di Kabupaten Tangerang, Banten, semakin terus meluas hingga melanda empat desa yang tersebar di Kecamatan Mauk, dikutip dari ANTARA.
"Dari total 11 desa dan kelurahan di Kecamatan Mauk, ada empat desa yang mengalami krisis air bersih," kata Camat Mauk Khalid Mawardi di Tangerang, Sabtu (28/10).
Menurutnya, dari keempat desa yang kini dilanda kekeringan atau mengalami krisis air bersih itu yang terparah adalah di Desa Margamulya.
Baca Juga: Dugaan Kasus Pemerasan SYL, Penyidik Telah Memeriksa 55 Saksi
Kondisi kekeringan akibat kemarau panjang tersebut mengakibatkan rawa atau penampungan air dan lahan pertanian di wilayahnya itu kering.
Untuk memenuhi kebutuhan air warga di empat desa itu, Kecamatan Mauk telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tangerang untuk melakukan pengiriman air bersih setiap hari, dengan menggunakan mobil tangki.
Selain BPBD, air bersih juga dikirim oleh instansi lain seperti Palang Merah Indonesia (PMI) Karawang serta dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam).
Baca Juga: Prediksi Borneo FC vs Dewa United, Mengakhiri Putaran Pertama Liga 1 dengan Penuh Gaya
"Kita selalu koordinasi bersama BPBD dan Perumdam daerah untuk melakukan pengiriman bantuan air bagi masyarakat, dan Alhamdulillah tentunya kita bisa mencakup semua," ujar dia.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang telah mencatat bencana kekeringan akibat dampak kemarau panjang di daerahnya itu terus meluas hingga menyebar ke 16 wilayah kecamatan.
"Berdasarkan data yang diterima saat ini wilayah atau titik dan lokasinya kekeringan/krisis air bersih mengalami perluasan hingga 16 kecamatan," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat di Tangerang.
Baca Juga: Pengamat Hukum Sebut Kejagung Harus Waspadai Corruptor Fight Back di Kasus Blok Mandiodo
Dari perluasan wilayah yang terdampak krisis air bersih tersebut di antaranya seperti di Kecamatan Tigaraksa, Curug, Legok, Kronjo, Pakuhaji, Kresek, Kemeri, Teluknaga, Kosambi, Panongan, Rajeg, Mauk, Gunung Kaler, Mekar Baru, Sindang Jaya dan Sepatan.
Seiring meluasnya daerah yang terdampak kekeringan tersebut, kata dia, maka BPBD Kabupaten Tangerang telah memperpanjang status tanggap darurat bencana kekeringan di daerahnya itu.
"Pos BPBD, yang berada di Kronjo, Mauk, Pakuhaji, Kosambi, Sepatan menerjunkan 16 mobil tangki dalam pemasokan air bersih," ungkap dia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
