
ILustrasi LRT yang menghubungkan Bekasi dengan Pusat Kota Jakarta
JawaPos.com - Sudah berjalan sepekan LRT Jabodebek resmi beroperasi yang dimulai sejak Senin (28/8) lalu. Peresmian pengoperasian transportasdi massal ini dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Namun begitu, dalam sepekan beroperasi, masih ada beberapa kekurangan yang dirasakan para penumpang layanan transportasi umum yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangga di sekitarnya ini.
Hal itu membuat LRT Jabodebek jadi bahan omongan yang tak henti belakangan ini dan mesti menjadi catatan serius untuk para pengembang kereta listrik ini.
Berikut adalah beberapa gangguan yang sempat dialami LRT Jabodebek dan mesti menjadi bahan evaluasi.
1. Ukuran pintu yang pendek
Ukuran pintu masuk gerbong LRT Jabodebek menjadi perhatian lantaran tak cukup memuat untuk orang-orang yang tingginya di atas rata-rata orang Indonesia. Manajer Public Relations LRT Jabodebek Kuswardojo menyatakan bahwa pintu itu memang sudah didesain untuk rerata tinggi orang Indonesia.
"Memang sudah didesain oleh teman-teman dari INKA bahwa sarana kereta untuk commuter itu standarnya seperti itu. Tingginya sudah disesuaikan dengan tinggi rata-rata orang Indonesia,” kata Kuswardojo kepada wartawan.
2. Gangguan pintu dan listrik LRT Jabodebek
Hal ini terjadi pada operasional hari kedua LRT Jabodebek. Setidaknya ada dua keluhan yang muncul, yaitu masalah pintu pada kereta LRT Jabodebek dan masalah kelistrikan di LRT.
"Hari ini ada gangguan pintu pada kereta LRT sehingga berdampak pada perjalanan kereta lainnya," kata Kepala Humas LRT Jabodebek Kuswardojo kepada wartawan, Rabu (30/8).
Saat ini, ia mengatakan bahwa kereta yang mengalami gangguan tersebut sudah dipindahkan ke Dipo untuk dievaluasi oleh tim dari INKA dan KAI terkait penyebab gangguan pintu tersebut.
"Perawatan sarana LRT hingga saat ini masih di bawah tanggung jawab INKA, sehingga kami mengkoordinasikan penanganan sarana tersebut dengan tim INKA," jelasnya.
Selain masalah pintu, Kuswardojo mengakui ada gangguan lain seperti aliran listrik. Menurutnya, hal itu lantaran ada gangguan TPPS listrik sehingga mengakibatkan gangguan operasional LRT.
3. Pintu LRT Jabodebek Tak Terbuka
Rangkaian LRT Jabodebek kembali mengalami gangguan di hari keempat operasionalnya. Masalah masih terkait dengan pintu gerbong yang tak terbuka hingga sekitar 10 menit saat di Stasiun Pancoran.
"LRT tertahan hingga 10 menit dalam keadaan pintu tertutup di Stasiun Pancoran," tulis akun Instagram @jalur5 dikutip JawaPos.com, Jumat (1/9).
Gangguan itu dibenarkan oleh Kepala Humas LRT Jabodebek Kuswardojo. Akibat kejadian itu, ia mengatakan bahwa para penumpang dievakuasi ke LRT lainnya.
"Betul tadi terjadi gangguan di perjalanan yang akhirnya mengharuskan penumpang untuk dipindahkan ke rangkaian yang lain," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
