DICARI : Ibu kandung Azzam Hisyam Ramadhan, Fauzia Arbi saat menunjukan anak sulunya yang tak kunjung pulang kerumah, di Jalan Kresna III RT2/14, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (18/8)
JawaPos.com – Wajah sendu terpancar jelas dari dari wajah ibu kandung Azzam Hisyam Ramadhan, Fauzia Arbi, saat ditemui Harian Radar Depok (Jawa Pos Group), di Jalan Kresna III RT2/14, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (18/8). Fauzia Arbi berharap segera ada kabar baik dari anak sulungnya yang hilang dua hari yang lalu.
Azzam diketahui tak kunjung pulang ke rumah, usai mengaji di Gang Mede RT 4/21, Kelurahan Mekarjaya, yang berjarak kurang lebih 200 meter tak jauh dari kediamannya.
Anak pertama dari dua bersaudara ini dikenal sebagai anak yang begitu aktif, sopan, mudah bergaul, dan rajin salat. Rindu Fauzia Arbi kian tak terbendung, usai anak sulungnya itu tak kunjung pulang setelah 2x24 jam tanpa adanya titik terang.
Sebelum menghilang tak kunjung pulang usai mengaji, Azzam mengenakan kaus polos berwarna biru dongker, celana hitam panjang, peci putih, dan membawa Alquran kecil dengan sampul berwarna cokelat.
Biasanya, Azzam diantar mengaji oleh ayahnya, Ilfan Hardiyan pada pukul 18:10 WIB. Pada waktu jam pulang mengaji sekitar pukul 19:30 WIB, Azzam Hisyam Ramadhan kemudian dijemput ibunya, Fauzia Arbi.
Suatu ketika, pada Rabu (16/8) sekitar pukul 18:30 WIB sebelum jam pulang mengaji. Guru mengaji Azzam yang biasa dipanggil Mama Ado mengirim video kenakalan Azzam ke pihak orang tua (Fauzia Arbi).
Sontak Fauzia kaget, melihat kelakuan Azzam di dalam video yang dikirim guru ngajinya tersebut. Hingga saat itu juga, Fauzia berniat untuk memberi pelajaran kepada Azzam, dengan tidak menjemputnya saat jam pulang mengaji.
“Setelah mengetahui itu, saya mengirim pesan kepada guru ngaji Azzam. Untuk tidak bisa menjemput Azzam dulu,” kata Fauzia.
Pernyataan itu disampaikan Fauzia, semata-mata untuk memberi pelajaran kepada anaknya tersebut, atas kelakuan nakalnya yang baru-baru ini diketahui pihak keluarga.
Meski tak dijemput Fauzia, Azzam dikenal sebagai anak yang cukup mandiri. Karena ia tahu bagaimana caranya untuk pulang ke rumah. Sebab tempat tinggalnya dengan tempat mengajinya yang tak begitu jauh.
Pihak keluarga menunggu-nunggu kepulangan Azzam. Namun, anak berusia 13 tahun itu tak kunjung pulang ke rumah.
Akhirnya pihak keluarga memilih untuk mencarinya sekitar pukul 22:00 WIB, di sekitar rumah hingga ke tempat Azzam mengaji. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil.
Pencarian Azzam kemudian berlanjut waktu subuh. Dilakukan ke rumah-rumah ibadah, lantaran pihak keluarga memprediksi kalau Azzam tidur di rumah-rumah ibadah di sekitar Depok Dua. Namun, pencarian itu tetap saja nihil.
Langkah selanjutnya, pihak keluarga akhirnya menyebarluaskan informasi. Bahwa azzam tak kunjung pulang. Informasi itu disebar Rabu (16/8) dini hari, melalui berbagai platform.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
