Ilustrasi Driver ojol
JawaPos.com – Gira, penumpang ojek online (ojol) yang menjadi korban komplotan penipuan lowongan kerja bodong, masih mempertimbangkan untuk melaporkan kasusnya yang dialaminya pada Selasa (25/7) lalu ke kepolisian. Hal ini lantaran Gira takut identitasnya akan tersebar dan ketahuan para pelaku kejahatan lowongan kerja yang bermarkas di sebuah Rumah Toko (Ruko) di bilangan Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Kalau saya lapor takut identitas saya ketahuan oknum pelaku kejahatan yang mungkin punya jaringan luas. Saya takut ada anggotanya yang bakal cari saya. Saya masih pertimbangkan,” kata Gira, saat berbincang dengan JawaPos.com, Jumat (28/7).
Kini, Gira hanya bersyukur dirinya terbebas dari aksi kejahatan yang dialaminya. Gira pun berharap hal itu tak akan terulang lagi dalam hidupnya.
“Ini pengalaman yang luar biasa dan tak terlupakan,” tutur Gira.
Sebelumnya diberitakan, seorang driver ojek online bernama Achmad berhasil menyelamatkan seorang pencari kerja yang terjebak dugaan penipuan lowongan kerja dalam sebuah Rumah Toko (Ruko) di Kota Bekasi.
Dikutip dari instagram @gojek24jam Rabu (26/7), awalnya seorang pria bernama Gira, mencari kerja dan mendapatkan panggilan kerjaan. Adapun proses recruitment sendiri dilakukan di sebuah Ruko di Kota Bekasi. Dalam perjalanannya, bukannya senang mendapat pekerjaan, di dalam Ruko tersebut, Gira justru ketakutan karena seperti ditahan.
Merasa tidak nyaman, Gira pun berupaya memesan ojek online, agar bisa keluar dari Ruko itu.
“Mas tolongin saya. Saya Gemeteran,” ucap Gira usai mendapatkan driver.
Sementara itu, mendapat customer yang terlihat aneh, sang driver pun langsung berupaya menanyakan kondisi costumer.
“Kenapa kak?” Tanya driver bernama Achmad RM.
“Mau kabur dari tempat ini. Saya di Ruko No.83. Saya bingung ijin keluarnya gimana kaya ditahan. Takut kasus penipuan,” jelas Gira.
Mendapati keterangan costumer yang ketakutan, Achmad pun mencoba menguatkan costumer sembari membuat strategi agar costumernya bisa keluar dari Ruko.
“Langsung ke luar aja. Bilang pesen Gofood,” pinta Achmad.
Strategi itu ternyata sempat tak berhasil. Bahkan Gira tetap ditahan di dalam Ruko dan dilaran pesan makanan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
