Yanto, pengepul puing di tengah kebakaran yang melanda 5 RT di Jalan Duri Utara, Gang Lontar, Tambora, Jakarta Barat.
JawaPos.com - Di tengah kebakaran yang melanda 5 RT di Jalan Duri Utara, Gang Lontar, Tambora, Jakarta Barat, seorang pengepul rongsokan, Yanto, mengumpulkan bekas-bekas barang yang masih bisa diselamatkan.
Berbekal cangkul kecil, ia terlihat mengeruk puing-puing bangunan yang sudah menjadi abu di lokasi tersebut. Saat ditemui wartawan, Yanto mengatakan sudah dua hari mengumpulkan barang-barang bekas kebakaran.
"Kalau gini bukan per kilo dihitungnya, kalau perkilo waktunya habis, karena ini untuk dibawa ke Pabrik, dijual jadi borongan gitu," ujar Yanto kepada wartawan, Senin (10/7).
Usai dikumpulkan, Yanto mengaku bisa mendapatkan uang mulai dari Rp 500-Rp 2 juta. Hal itu tergantung banyaknya berangkal besi yang berhasil dikumpulkannya.
Ia juga belum memperkirakan harga yang akan diberikan pabrik terhadap barang-barang yang sudah dikumpulkannya selama dua hari ini.
"Tergantung banyak sedikitnya barangnya, bagus apa enggak. Bisa Rp 500 ribu, bisa Rp 2 juta juga," kata Yanto.
"Pokoknya saya mulai (mengepul) kalau waktunya (kebakaran) udah dingin, saya baru bisa masuk (mengepul)," imbuhnya.
Adapun usai mengumpulkan barang-barang itu, ia mengatakan akan menjualnya ke Jalan SS Tambora, Jakarta Barat menggunakan gerobak.
"Jadi ditampung dulu, baru ditimbangin kalau udah selesai. Terus nanti dijual ke pabrik," urainya.
Untuk diketahui, akibat kebakaran besar itu, total 94 rumah yang terbakar. Ada 152 KK dan 537 jiwa yang terdampak.
Sebanyak 267 jiwa kini mengungsi di SDN 05 Pagi dan 06 Petang Duri Utara, Tambora Jakarta Barat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
