
Tangkapan layar dari Instagram @jkt.fyp terduga pelaku yang melakukan masturbasi di TransJakarta 1A dengan rute Pantai Maju-Balai Kota, Kamis (15/1/2026). ANTARA/Instagram/@jkt.fyp/Ilham Kausar
JawaPos.com - Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di transportasi publik Jakarta. Kali ini, dua pria berinisial HW dan FTR diamankan polisi setelah diduga melakukan tindakan asusila di dalam bus Transjakarta, Kamis (15/1) malam.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar membeberkan kronologi lengkap kejadian ini. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.20 WIB saat bus sedang melintas di Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kejadian bermula saat korban sedang berdiri di tengah kepadataan penumpang bus Transkakarta koridor 1A (Balai Kota - Pantai Maju). Awalnya, korban merasa ada sesuatu yang janggal pada pakaian bagian belakangnya.
"Korban awalnya tidak menyadari adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan. Namun beberapa saat kemudian, korban merasakan ada cairan mengenai bagian belakang pakaiannya. Ia sempat mengira cairan tersebut berasal dari pendingin udara," jelas Onkoseno pada Jumat (16/1).
Aksi bejat kedua pria tersebut akhirnya terbongkar berkat penumpang lain. Seorang saksi mata menyadari adanya tindakan tidak senonoh yang dilakukan pelaku dan langsung berteriak di dalam bus.
Sontak, teriakan tersebut memicu kegaduhan. Penumpang lain beserta petugas kondektur (pramusapa) langsung bergerak cepat meringkus dua pria yang diduga sebagai pelaku sebelum mereka sempat melarikan diri.
"Petugas kondektur Transjakarta bersama sejumlah penumpang langsung mengamankan dua pria yang dicurigai sebagai pelaku. Keduanya kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut," tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak takut untuk melapor jika melihat tindakan serupa.
"Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli dan berani melapor. Keamanan dan kenyamanan di ruang publik adalah tanggung jawab bersama," tegas AKBP Onkoseno.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan seksual di layanan mereka. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan bahwa pelaku sudah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara.
"Dan saat ini oknum pelaku sudah berada dalam penanganan Polres Metro Jakarta Utara. Pramusapa Transjakarta di lapangan juga telah bersertifikat garda pratama. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami korban saat menggunakan layanan Transjakrta," ujar Ayu, Jumat (16/1).
Saat ini, polisi telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang terkena cairan mencurigakan. Para pelaku terancam jeratan pasal tindak pidana asusila di muka umum sesuai KUHP.
TransJakarta juga mengingatkan pelanggan untuk memanfaatkan layanan call center di nomor 1500-102 atau melapor langsung kepada petugas bersertifikat yang berjaga di armada jika menemui gangguan keamanan.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
