
Pembalap melaju usai start pada balapan Formula E seri kesembilan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Sabtu (4/6/2022). HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS
JawaPos.com - PT Jakarta Propertindo (JakPro) sebagai pelaksana Formula E berharap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan dukungan sponsorship untuk pelaksanaan ajang balap mobil listrik internasional itu.
"Harapannya begitu. Kita berharap ada dukungan sponsorship dari BUMN mungkin yang cukup kuat ya," kata Kepala Sekretaris Perusahaan PT JakPro Syachrial Syarif saat dihubungi wartawan, Jumat (20/1).
Namun begitu, hingga saat ini, Syachrial mengaku belum ada target BUMN spesifik mana yang potensial untuk menjadi sponsor dalam Formula E tahun 2023 ini.
"Tapi, ya belum ada BUMN mana, itu belum sampe sekarang," jelasnya.
Di sisi lain, sponsor-sponsor pada gelaran Formula E di tahun sebelumnya yang dibawa Formula E Operation (FEO) juga belum memberikan konfirmasi akan menjadi sponsor lagi di tahun ini atau tidak.
"Harapannya yang tahun lalu ikut serta sebagai sponsor tahun ini kita harapkan bisa ikut juga. Tapi belum ada yang mengerucut, mana yang ikut mana yang mundur, itu belum," ucap Syachrial.
Ia mengaku bahwa JakPro sudah menentukan tenggat waktu untuk mendapatkan sponsor gelaran Formula E yang akan diselenggarakan pada Juni mendatang itu, namun enggan menyampaikan waktunya.
"Mohon maaf sampai sekarang kita belum bisa sosialisasikan hal itu. Masih penjajakan lah bisa dibilang," pungkas Syachrial.
Sebelumnya, Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku penanggung jawab teknis keselamatan dan balap mobil listrik internasional atau Jakarta E-prix mengungkapkan bahwa pihaknya sudah sepakat untuk tak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta untuk pelaksanaan Formula E 2023.
"Kita sepakat bahwa dana nanti yang dipakai untuk Formula E non-APBD, harus sepenuhnya swasta dan sponsor," ujar Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo kepada wartawan, Senin (16/1).
Untuk pelaksanaan kepanitiaan Formula E itu, Bamsoet, sapaan akrabnya mengatakan bahwa saat ini tengah dilakukan oleh yang berwenang, yaitu PT Jakarta Propertindo.
"Secara teknis pemegang hak Formula E menyerahkan teknisnya kepada IMI sebagai penanggung jawab teknis keselamatan sekaligus teknis balapnya daripada Formula E. Tapi untuk pelaksanaannya itu panitianya adalah di bawah kewenangan JakPro," tegasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
