Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Oktober 2022 | 02.46 WIB

Anies Baswedan Usul Istilah Daerah Penyangga Jakarta Dihapuskan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Kampung Gembira Gembrong yang sebelumnya habis dilalap si jago merah pada April 2022 lalu. - Image

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Kampung Gembira Gembrong yang sebelumnya habis dilalap si jago merah pada April 2022 lalu.

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan agar istilah kota-kota yang dekat dengan Jakarta tidak lagi disebut sebagai daerah penyangga. Hal itu diungkapkannya ketika memberikan apresiasi kepada warga yang ikut terlibat dalam aksi-aksi peduli lingkungan di Jakarta.

Menurut Anies, jika menggunakan istilah daerah penyangga untuk kota-kota dekat Jakarta, kesannya jadi hanya Jakarta kota yang menyangga kota-kota tersebut. Padahal, ia berpendapat bahwa Jakarta dan daerah di sekitarnya saling menyangga satu sama lainnya.

"Saya usul jangan gunakan penyangga, ini adalah tetangga. Kesannya seperti Jakarta penyangga. Ini adalah tetangga, saling menyangga. Jakarta menyangga, teman-teman tetangga juga menyangga. Saling menyangga," ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/10).

Seperti yang umum diketahui, daerah penyangga sering digunakan sebagai istilah untuk menyebut kota-kota di sekitar Jakarta, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Anies ingin agar kota-kota tersebut tak lagi disebut daerah penyangga, tetapi daerah tetangga.

Hal itu ia ungkapkan berkenaan dengan apresiasi yang ingin juga pihaknya berikan kepada warga di daerah Bodetabek yang turut berkolaborasi demi aksi lingkungan yang lebih baik di daerah-daerah tersebut yang kemudian berimbas baik ke Jakarta.

"Ke depan mungkin kita pertimbangkan bagi Pemda di sekitar Jakarta kita apresiasi seperti ini sebagai bentuk kerja sama Pemprov DKI dengan Pemda di sekitarnya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asep Kuswanto menanggapi permintaan Anies.

Sementara itu, Anies mengatakan bahwa apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk terima kasih pihaknya karena telah bermitra dengan baik bersama Pemprov DKI dalam aksi lingkungan. Sebab, menjaga lingkungan menurutnya tidak bisa hanya dapat dilakukan oleh Pemprov semata.

"Termasuk yang bermitra untuk bisa patut kita syukuri sebuah prestasi luar biasa, tapi perjalanan kita masih harus menuntaskan. Ini adalah awalan yang baik, tapi ini harus kita teruskan di masa-masa yang akan datang," ucapnya.

"Itu sebabnya kita mengundang begitu banyak dengan harapan pesan itu nanti lebih luas menular di kampung-kampung, di institusi-institusi di seluruh Jakarta," tandasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore