
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Kampung Gembira Gembrong yang sebelumnya habis dilalap si jago merah pada April 2022 lalu.
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan agar istilah kota-kota yang dekat dengan Jakarta tidak lagi disebut sebagai daerah penyangga. Hal itu diungkapkannya ketika memberikan apresiasi kepada warga yang ikut terlibat dalam aksi-aksi peduli lingkungan di Jakarta.
Menurut Anies, jika menggunakan istilah daerah penyangga untuk kota-kota dekat Jakarta, kesannya jadi hanya Jakarta kota yang menyangga kota-kota tersebut. Padahal, ia berpendapat bahwa Jakarta dan daerah di sekitarnya saling menyangga satu sama lainnya.
"Saya usul jangan gunakan penyangga, ini adalah tetangga. Kesannya seperti Jakarta penyangga. Ini adalah tetangga, saling menyangga. Jakarta menyangga, teman-teman tetangga juga menyangga. Saling menyangga," ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/10).
Seperti yang umum diketahui, daerah penyangga sering digunakan sebagai istilah untuk menyebut kota-kota di sekitar Jakarta, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Anies ingin agar kota-kota tersebut tak lagi disebut daerah penyangga, tetapi daerah tetangga.
Hal itu ia ungkapkan berkenaan dengan apresiasi yang ingin juga pihaknya berikan kepada warga di daerah Bodetabek yang turut berkolaborasi demi aksi lingkungan yang lebih baik di daerah-daerah tersebut yang kemudian berimbas baik ke Jakarta.
"Ke depan mungkin kita pertimbangkan bagi Pemda di sekitar Jakarta kita apresiasi seperti ini sebagai bentuk kerja sama Pemprov DKI dengan Pemda di sekitarnya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asep Kuswanto menanggapi permintaan Anies.
Sementara itu, Anies mengatakan bahwa apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk terima kasih pihaknya karena telah bermitra dengan baik bersama Pemprov DKI dalam aksi lingkungan. Sebab, menjaga lingkungan menurutnya tidak bisa hanya dapat dilakukan oleh Pemprov semata.
"Termasuk yang bermitra untuk bisa patut kita syukuri sebuah prestasi luar biasa, tapi perjalanan kita masih harus menuntaskan. Ini adalah awalan yang baik, tapi ini harus kita teruskan di masa-masa yang akan datang," ucapnya.
"Itu sebabnya kita mengundang begitu banyak dengan harapan pesan itu nanti lebih luas menular di kampung-kampung, di institusi-institusi di seluruh Jakarta," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
