Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 September 2022 | 16.02 WIB

Golkar Sanksi Tajudin Tabri Usai Injak dan Suruh Push Up Sopir Truk

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Video yang memperlihatkan, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri yang tengah marah-marah kepada seorang sopir truk di kawasan Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, viral di media sosial.

Dengan nada tinggi, politisi Partai Golkar Depok itu menyuruh sopir tersebut untuk push up. Bahkan, dia juga mendaratkan tapak kakinya ke tubuh sang sopir. Selanjutnya, Tajudin memaksa supir itu untuk berguling di jalan raya tersebut.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi Arafiq angkat bicara. Dia mengaku pihaknya menyesali adanya tindakan yang dilakukan salah satu kader partai tersebut. Ditambah, Tajudin Tabri saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Depok.

“Menanggapi video viral HTJ pada sopir truk, saya ketua DPD Partai Golkar sangat menyesalkan kejadian tersebut terjadi,” tuturnya seperti dikutip Radar Depok (Jawa Pos Group), Sabtu (24/9).

Farabi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap Tajudin Tabri. Selanjurtnya, yang bersangkutan akan diproses sesuai dengan AD/ART Partai Golkar yang berlaku. “Yang mana yang bersangkutan dapat dikenai sanksi tegas sesuai derajat kesalahan nya dari yang ringan sampai pada pemecatan,” bebernya.

Dia menjelaskan, hasil keputusan sanksi itu bergantung pada investigasi dan klarifikasi yang dilakukan pihaknya. “Partai Golkar adalah partai yang menegakan keadilan serta bernapaskan kasih sayang sehingga, kami tidak membenarkan hal ini,” terang Farabi.

Karena itu, Farabi meminta maaf kepada masyarakat Kota Depok atas kesalahan yang diperbuat Tajudin Tabri. Menurut dia, harusnya persoalan sopir truk melakukan kesalahan itu dilakukan sesuai peraturan perundangan yang berlaku tanpa diperlukan secara kasar. “Kami sebagai partai pro rakyat berkomitmen tidak membiarkan persoalan ini. Kader-kader kami harus humanis sebagai pelayan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, usai ramai diperbincangkan publik, Tajudin Tabri memberikan klarifikasi. Dia menyebut, kejadian itu diluar kontrolnya. Sebab, dia mengaku naik pitam seketika melihat adanya peristiwa truk tersangkut pipa gas pada kawasan tersebut. “Saya ingin mengklarifikasi kejadian tadi karena memang viral ya, saya secara pribadi terutama kejadian itu karena di luar batas kemampuan atau kontrol saya,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (23/9).

Tajudin menjelaskan, emosinya tersulut seketika truk proyek Tol Cijago kembali merusak portal yang ada di kawasan Krukut, Kecamatan Limo. Sebab, kejadian itu sudah terjadi setidaknya tiga kali. “Kenapa demikian, karena ini kejadian sudah yang ketiga kali. Ketika kejadian kedua saya juga turun,” terangnya.

Menurut Tajudin, dia sempat mendapatkan sindirian dari grup Whatsapp (WA) warga setempat. Dalam pesan digrup tersebut, dia mendapatakan sindiran dari warga yang mempertanyakan kinerjanya. “Pada kejadian saya ada grup WA, nah di situ warga sampai bilang ini kerjaan dewan ngapain aja, sampai kejadian dua kali. Padahal ini kan bukan tupoksi saya,” urainya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore