Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Februari 2021 | 19.58 WIB

Hujan Deras dan Kali Mampang Meluap, Kawasan Kemang Kebanjiran

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kawasan Kemang, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan berangsur surut pada Jumat (19/2) pukul 09.45 WIB. Wilayah yang dibelah Kali Mampang itu sempat terendam banjir hingga sedalam 60 cm pada pagi ini.

Pemerintah Kotamadya (Pemkot) Jakarta Selatan bersama warga pun bergerak cepat. Evakuasi sekaligus pembangunan dapur umum segera dilakukan. Bersama warga, petugas gabungan yang terdiri dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan berkolaborasi.

Bersamaan dengan diterjunkannya perahu karet, evakuasi juga dilakukan warga dengan menggunakan getek ponton yang terbuat dari drum plastik. Mereka pun memindahkan warga, khususnya anak-anak dan manula yang masih terjebak banjir di rumah mereka.

Plt Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan untuk menghindari Jalan Kemang Utara IX. "Kemang Utara IX saat ini ketinggian air masih 60 cm, dampak meluapnya Kali Mampang. Akses Jalan Kemang Utara IX masih tertutup," ungkap Isnawa Adji dihubungi pada Jumat (19/2).

Sejalan dengan evakuasi warga, pihaknya bersama warga juga segera mengaktifkan posko siaga bencana. Mereka membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir. Begitu juga dengan penyiapan posko pengungsian, sejumlah kebutuhan warga mulai dari karpet, selimut hingga kebutuhan anak-anak dan perempuan disediakan di Mushala Asmaul Husna.

Lurah Bangka Novia Ernita menyebutkan, air mulai naik menggenang kawasan pemukiman warga sejak pukul 03.50 WIB dengan ketinggian air bervariasi. Genangan di Kemang Timur XI terjadi di RT 012/RW 03, ketinggian 15 cm. Kemang Utara IX genangan terjadi di RT 011/RW 04, ketinggian 25 cm.

Selanjutnya, genangan di Kemang Utara VII RT 012/RW 04, ketinggian 30 cm dan Kemang Selatan XI berada di RT 03/RW 02 yang merupakan daerah rawan banjir tercatat nihil genangan. Novi mengatakan, tidak ada warga yang mengungsi di tempat pengungsian. Beberapa warga yang rumahnya berada di posisi rendah mengungsi sementara ke rumah tetangganya yang lebih tinggi posisinya.

Saat ditanya apa penyebab genangan, Novi mengatakan akibat curah hujan yang tinggi sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari, ditambah kenaikan muka air Kali Mampang. "Penyebabnya curah hujan tinggi sejak kemarin, terus Kali Mampang juga naik," kata Novi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=EB6SP55aXUQ

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore