
Photo
JawaPos.com - Banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kawasan Kemang, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan berangsur surut pada Jumat (19/2) pukul 09.45 WIB. Wilayah yang dibelah Kali Mampang itu sempat terendam banjir hingga sedalam 60 cm pada pagi ini.
Pemerintah Kotamadya (Pemkot) Jakarta Selatan bersama warga pun bergerak cepat. Evakuasi sekaligus pembangunan dapur umum segera dilakukan. Bersama warga, petugas gabungan yang terdiri dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan berkolaborasi.
Bersamaan dengan diterjunkannya perahu karet, evakuasi juga dilakukan warga dengan menggunakan getek ponton yang terbuat dari drum plastik. Mereka pun memindahkan warga, khususnya anak-anak dan manula yang masih terjebak banjir di rumah mereka.
Plt Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan untuk menghindari Jalan Kemang Utara IX. "Kemang Utara IX saat ini ketinggian air masih 60 cm, dampak meluapnya Kali Mampang. Akses Jalan Kemang Utara IX masih tertutup," ungkap Isnawa Adji dihubungi pada Jumat (19/2).
Sejalan dengan evakuasi warga, pihaknya bersama warga juga segera mengaktifkan posko siaga bencana. Mereka membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir. Begitu juga dengan penyiapan posko pengungsian, sejumlah kebutuhan warga mulai dari karpet, selimut hingga kebutuhan anak-anak dan perempuan disediakan di Mushala Asmaul Husna.
Lurah Bangka Novia Ernita menyebutkan, air mulai naik menggenang kawasan pemukiman warga sejak pukul 03.50 WIB dengan ketinggian air bervariasi. Genangan di Kemang Timur XI terjadi di RT 012/RW 03, ketinggian 15 cm. Kemang Utara IX genangan terjadi di RT 011/RW 04, ketinggian 25 cm.
Selanjutnya, genangan di Kemang Utara VII RT 012/RW 04, ketinggian 30 cm dan Kemang Selatan XI berada di RT 03/RW 02 yang merupakan daerah rawan banjir tercatat nihil genangan. Novi mengatakan, tidak ada warga yang mengungsi di tempat pengungsian. Beberapa warga yang rumahnya berada di posisi rendah mengungsi sementara ke rumah tetangganya yang lebih tinggi posisinya.
Saat ditanya apa penyebab genangan, Novi mengatakan akibat curah hujan yang tinggi sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari, ditambah kenaikan muka air Kali Mampang. "Penyebabnya curah hujan tinggi sejak kemarin, terus Kali Mampang juga naik," kata Novi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=EB6SP55aXUQ

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
