
Dirut PLN Darmawan Prasodjo dengan Ketua Serikat Pekerja PLN Muhammad Abrar Ali meneken Perjanjian Kerja Bersama (PKB) mempercepat proses transformasi perusahaan disaksikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di Kantor Pusat PLN Jakarta, Ra
JawaPos.com - Keterjangkauan tenaga listrik di semua wilayah Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Bahkan, di sejumlah wilayah yang tak jauh dari ibu kota Jakarta pun, masih ada yang tak teraliri listrik.
Pulau Tunda di Kabupaten Serang, Banten adalah salah satunya. Terhadap hal ini. Pemerintah Provonsi Banten menegaskan, dukungan terhadap ketersediaan listrik bagi semua warga, termasuk warga di pulau tersebut.
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menegaskan persoalan akses listrik di Pulau Tunda, sudah disampaikan ke instansi terkait, yakni Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten. "Informasi terkait persoalan listrik di Palau Tunda sudah masuk ke Dinas ESDM," kata Andika melalui keterangan tertulis, Jumat (7/8).
Andika mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak terkait, agar Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, teraliri listrik dengan baik. "Jadi nanti kita kordinasikan, tinggal Bagaimana nanti dikordinasikan agar dapat tadi, menuntaskan persoalan yang ada disana," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Desa Wargasara, Hasim, Minggu (2/8/2020) mengatakan, masyarakat di Pulau Tunda selama ini belum bisa menikmati listrik selama 24 jam penuh seperti yang dialami masyarakat lainnya di Tanah Air. Dalam satu hari satu malam, jika PLTD berfungsi, masyarakat bisa menikmati listrik sekitar 5 jam saja, yakni pada malam hari mulai pukul 18.00 sampai dengan pukul 22.00.
Selanjutnya untuk penerangan lampu dari malam hingga pagi, rumah-rumah warga di pulau berpenduduk 1000 orang lebih itu bergantung kepada listrik dari PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Pembangkit ini banya bertenaga 25 Kilo volt amper yang hanya bisa menyediakan arus listrik selama 2 atau 3 jam saja untuk 300'an rumah di sana, termasuk fasilitas umumnya.
"Memang persoalan listrik masih menjadi kendala sebagian besar masyarakat Pulau Tunda. Namun bagi yang ekonominya mampu, mereka menggunakan genset untuk kebutuhan listrik mereka sehari-hari," jelas Hasim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
