Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2020 | 15.45 WIB

Seru Rayakan Imlek dengan Bertemu Vampir Hingga Dewi Bulan

Berbagai keseruan yang siap menyambut Imlek dari mulai hantu vampir hingga dewi bulan. (Istimewa) - Image

Berbagai keseruan yang siap menyambut Imlek dari mulai hantu vampir hingga dewi bulan. (Istimewa)

JawaPos.com - Masih ingat dengan hantu vampir dari Tiongkok yang populer di era 1990an? Atau legenda cerita dewi bulan yang pemberani dan memiliki kecantikan yang abadi. Semuanya itu akan bisa ditemui dalam menyambut perayaan Imlek di tahun tikus logam kali ini.

Merayakan Imlek artinya berkumpul dengan keluarga dan berlibur. Salah satu lokasi wisata yang bisa dipilih adalah Jungleland Adventure Theme Park Sentul, Bogor. Di sana, ada vampir di rumah hantu serta legenda dewi bulak yang siap menghibur.

Saat berada dekat di area rumah hantu, sudah terasa alunan musik Tionghoa, lampion merah, suasana horor, dan tentunya vampir yang menyeramkan. Dan uniknya lagi, vampir tersebut juga akan menari menghibur penonton.

"Tema Imlekable sengaja kami hadirkan setan vampir agar khas Tionghoa. Agar nuansanya bisa terasa. Kebangkitan setan Tiongkok yang mengerikan, lebih menyajikan entertainment," kata Kepala Divisi Marcom dan Pensponsoran Jungleland Adventure Theme Park Sentul, Fauzan Datuk Zaman, kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Photo

Berbagai keseruan yang siap menyambut Imlek dari mulai hantu vampir hingga dewi bulan. (Istimewa)

Selain vampir, disajikan juga drama musikal yang memberikan pesan moral agar selalu bersikap baik. Bahwa kejahatan tak akan pernah menang.

Bagi anak-anak yang suka dengan dongeng dan barangkali takut dengan vampir atau suasana horor, lebih enak mendengar dan menyaksikan kisah dongeng legenda dewi bulan. CRD & Show Departement Jungleland Adventure Jungland Sentul, Yulia Sari Senjaya, menjelaskan, cerita legenda Dewi Bulan adalah cerita tentang kepahlawanan pasangan suami istri Chang'e dan Hou Yi. Legenda itu adalah cerita rakyat tentang pemimpin yang bijaksana.

"Drama cerita rakyat di mana satu kerajaan sangat bijaksana. Namun ternyata datanglah bencana 10 matahari yang membuat bumi menjadi panas dan rakyat sengsara. Pada akhirnya ratu dan raja menggunakan kekuatannya," kata Yulia.

Pada saat itu, 10 matahari di langit terbit membakar bumi. Manusia pun akhirnya menderita. Atas jasanya Hou Yi mendapatkan ramuan abadi dari Ratu wilayah Barat. Hou Yi menitipkan ramuan abadi tersebut kepada istrinya Chang'e.

Namun ada panglima jahat bernama Feng Meng yang ingin merebut ramuan tersebut untuk disalahgunakan. "Karema khawatir, maka Chang'e meminum ramuan itu langsung, dan menjadi ramuan keabadian yang membuatnya menjadi Dewi," tutup Yulia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore