Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 November 2020 | 01.28 WIB

Baru Jadi Kapolda, Irjen Fadil Langsung Ultimatum Pelanggar Prokes

TURUN KE BAWAH: Kapolda Jatim M. Fadil Imran ketika berada di Polsek Gubeng. Kapolda berinteraksi dengan para bhabinkamtibmas. (Deni Mahardika/Jawa Pos) - Image

TURUN KE BAWAH: Kapolda Jatim M. Fadil Imran ketika berada di Polsek Gubeng. Kapolda berinteraksi dengan para bhabinkamtibmas. (Deni Mahardika/Jawa Pos)

JawaPos.com - Irjen Pol Fadil Imran telah resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana. Di awal masa jabatannya, Fadil langsung berkomitmen dalam upaya penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

Mantan Kapolda Jawa Timur itu mengatakan, Polri memegang prinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Selain itu, Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat.

"Jadi siapapun yang akan mengganggu keselamatan jiwa masyarakat, saya akan melakukan penindakan hukum yang tegas. Saya ulangi, siapapun yang akan mengganggu keselamatan jiwa masyarakat saya akan melakukan penegakan hukum yang tegas," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/11).

Selain melakukan tindakan tegas, Fadil juga akan melakukan pencegaha secara keras atau preventive strike. Upaya ini diambil karena Jakarta belum aman dari Covid-19. Data WHO juga menyebutkan hal yang sama.

"59 persen kasus Covid-19 terjadi di pulau Jawa. Dan yang terbesar angka yang terkonfirmasi positif adalah DKI Jakarta. Jadi ada dasarnya," jelas Fadil.

Di samping itu, angka penularan Covid-19 di Jakarta juga masih berkisar di angka 1. Artinya satu orang pasien Covid-19 bisa menularkan minimal kepada 1 orang lainnya.

"Oleh sebab itu berdasarkan dengan data ini, maka siapapun yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan akan kami tindak dengan tegas," pungkas Fadil.

Sebelumnya, tampuk kepemimpinan Kapolda Metro Jaya resmi berpindah. Kapolri Jenderal Pol Idham Azis resmi melantik Irjen Pol Fadil Imran menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana. Selain itu, Idham juga melantik Irjen Pkl Ahmad Dofiri sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Rudy Sufahriadi. Kedua pejabat lama diketahui dicopot imbas terjadinya kerumunan massa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Upacara serah terima jabatan (sertijab) digelar di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta pada Jumat (20/11) secara tertutup. "Telah dilakukan sertijab ada delapan jabatan Kapolda, ada tiga lagi Koorsahli Kapolri, Kadiv Propam dan Aslog Kapolri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=WiWocmUQdXA

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore