alexametrics

Polda Metro Jaya Wanti-wanti Anggotanya Jangan Tolak Laporan Lagi

14 Desember 2021, 10:25:18 WIB

JawaPos.com – Polda Metro Jaya kembali mengingatkan kepada jajarannya agar tidak lagi menolak laporan warga. Hal ini menyusul terjadinya penolakan laporan dari warga berinisial KM yang diduga menjadi korban perampokan.

“Untuk anggota Polri yang bertugas di lapangan, khusus di bagian penerimaan pengaduan masyarakat di SPKT itu harus menjadi sosok yang pelindung dan pengayom masyarakat. Yang menerima setiap laporan aduan masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (14/12).

Zulpan menuturkan, anggota yang menolak laporan warga tersebut kini tengah dalam pemeriksaan. Jika terbukti bersalah maka akan diberikan sanksi. “Ke depan kami akan memperbaiki diri agar lebih baik lagi dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya, beredar video seorang perempuan diduga menjadi korban perampokan setelah mengambil uang di mesin ATM. Dalam video yang viral, disebutkan jika laporan polisi korban ditolak oleh Polsek Pulo Gadung.

Korban menjelaskan, dirinya menjadu korban perampokan di Jalan Sunan Sedayu, Jakarta Timur, pada Selasa (7/12). Peristiwa perampokan ini bahkan terekam oleh CCTV.

Korban saat itu diikuti 2 sepeda motor, lalu salah satu pelaku mendekati korban dan mengetuk kaca mobilnya sambil menyampaikan sesuatu hal. Saat itu, korban turun melihat kondisi mobilnya di bagian belakang. Pelaku pun berhasil mengambil tas korban di jok belakang.

Atas peristiwa ini, korban membuat laporan polisi ke Polsek Pulo Gadung, namun mendapat jawaban yang tidak mengenakan dari petugas.

“Saat saya ditanya-tanya oleh polisi, dia justru menyarankan saya pulang untuk menenangkan diri, dan percuma kalau mau dicari juga,” tulis KM di akun Instagramnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads