alexametrics

Anies Minta Peringatan Dini Banjir Dilakukan Door to Door

10 Januari 2020, 18:04:29 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan fokus dalam upaya peningkatan peringatan dini ketika bencana alam seperti banjir melanda. Hal ini untuk menindaklanjuti prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan puncak musim penghujan akan jatuh pada Februari-Maret 2019.

Anies mengatakan akan mengintruksikan jajarannya di tingkah kelurahan maupun RT/RW agar memberikan peringatan dini secara manual atau door to door. Karena kenaikan permukaan air sungai terjadi tanpa memandang waktu.

“Pengalaman kemarin terjadi kenaikan permukaan air itu dini hari jam 2 pagi dan jam 4 pagi,” kata Anies di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Oleh sebab itu, peringatan dini yang dikirimkan melalui pesan singkat, media sosial, maupun telepon dianggap tidak efektif karena masyarakat tengah terlelap tidur pada waktu dini hari. Dengan door to door maka peringatan dini bisa tersampaikan efektif.

“Makanya itu kenapa, diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan door to door. Tujuannya bila kejadiannya di malam hari, apalagi dini hari masyarakat tidak ngecek telepon karena pemberitahuan lewat telpon tidak efektif,” imbuhnya.

Anies menjelaskan, door to door ini dilakukan di daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi. Namun, dia belum merinci sistem door to door yang akan diterapkan. Termasuk jumlah personel yang akan dikerahkan.

Di sisi lain, Anies menyebut, antisipasi banjir juga dilakukan pemprov DKI dengan menyediakan 600 pompa air, yang ditempatkan di kawasan resiko banjir. Pengecekan permukaan air juga terus dilakukan secara berkala.

“Lalu yang kedua, petugas-petugas dikerahkan untuk melakukan pengecekan secara reguler dengan kampung-kampung yang di sana memiliki potensi mengalami rob. Itu yang terkait dengan utara,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads