
Warga memadati Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021).. Pasar Tanah Abang mulai dipadati warga untuk berbelanja berbagai kebutuhan menjelang lebaran. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
JawaPos.com - Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat memjadi padat dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, menjaga jarak antar pengunjung terbaikan, sehingga berpotensi terjadi penularan Covid-19.
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Singgih Hermawan mengatakan, polisi bersama TNI dan Satpol PP sudah turun tangan untuk mencegah kerumunan di Pasar Tanah Abang. Sekitar 670 personel diturunkan untuk menjaga 17 pintu masuk.
"Personel ada di setiap pintu masuk ada 17 pintu masuk itu akan ada pengamanan dari tiga pilar. Untuk mengecek prokes, suhu dan penggunaan masker dengan benar. Sama koordinasi dengan pihak pasar terkait jumlah pengunjung yang sudah masuk," kata Singgih kepada wartawan, Senin (3/5).
Baca Juga: Tanah Abang Membludak, Gabungan TNI-Polri Tutup Pintu Masuk Blok A
Pintu masuk ini tersebar di berbagai lokasi. Mulai dari Stasiun Tanah Abang, skybridge, Blok A, Blok B, Blok F, dan Blok G. Dengan penjagaan ini diharapkan tidak ada lagi kerumunan pengunjung di dalam pasar.
Petugas juga telah menyiapkan pengeras suara di dalam pasar. Alat ini difungsikan untuk memberikan imbauan kepada pengunjung apabila terlihat mulai terjadi penumpukan orang.
"Petugas di dalam tugasnya patroli jalan kaki. Kalau agak ramai atau ada Kerumunan bisa ditegur agar tidak berkerumun. Sehingga sentra ekonomi kita bisa berjalan," jelas Singgih.
Sementara itu, terkait kapasitas maksimal pengunjung pasar, Singgih menyerahkan semuanya kepada PD Pasar Jaya selaku pihak yang tahu batasan pengunjung tersebut. Aparat hanya membantu proses pengamanan.
"Pedagang dan pengunjung tetap patuhi prokes 3M tadi. Plus menjaga barang-barang pribadinya. Karena ramai orang banyak yang memanfaatkan berbuat pidana terutama copet," pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung tingginya lonjakan signifikan yang terjadi di Pasar Tanah Abang pada Sabtu (1/5) dan Minggu (2/5). Sebab, dari kunjungan biasanya 35 ribu, melonjak menjadi 87 ribu, dan melonjak lagi menjadi 100 ribu lebih.
Ia pun menyampaikan bahwa pasar di Jakarta bukan hanya Pasar Tanah Abang. Masih banyak pasar-pasar lainnya yang bisa dikunjungi oleh masyarakat untuk berburu pakaian baru menjelang Lebaran.
“Kami menganjurkan masyarakat untuk mendatangi pasar (lainnya, Red) yang ada di Jakarta,” ungkap dia di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5).
Hal ini dilakukan agar tidak ada kerumunan masyarakat yang berpotensi menjadi klaster Covid-19. Pasalnya, saat ini krisis pandemi tersebut masih melanda Indonesia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=BJrFek6ne-4

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
