Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2020 | 20.32 WIB

Hasil Tinjauan Panglima TNI-Kapolri Idham ke Gardu Induk Kembangan

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Idham Azis meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir di DKI Jakarta. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com) - Image

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Idham Azis meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir di DKI Jakarta. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Idham Azis meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir di DKI Jakarta. Kunjungan pertama dilakukan di Gas Insulated Switchgear Extra High Voltage (GISTET) dan Gardu Induk Extra Tinggi (GITET) Kembangan 500kV, Jakarta Barat.

Mereka didampingi oleh Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasojo. Di lokasi tersebut, Hadi menilai genangan air sudah mulai surut. Meskipun belum aman untuk mengoperasikan kembali gardu induk listrik. "Beberapa hari lalu terendam hujan dan ditambah letak dari gardu induk berdekatan dengan Sungai Angke," kata Hadi di lokasi, Jumat (3/1).

Hadi menargetkan siang ini tidak ada lagi air yang menggenang di lokasi gardu induk tersebut. Dia telah mengintruksi jajarannya dan anggota Polri agar membantu upaya normalisasi hingga pembuatan tanggul air agar tidak menghambat suplai listrik, ketika hujan deras tiba.

"Saya lihat langsung gardu penyuplai yang ada terendam oleh air tapi karena kesigapan anggota TNI-Polri menormalisasi Gardu Induk Kembangan seperti membuat tanggul, Insya Allah setelah Jumatan gardu induk normal kembali," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, normalisasi di kawasan Gardu Induk Kembangan ini sangatlah penting. Pasalnya, gardu tersebut memberikan suplai listrik yang besar untuk masyarakat sekitar. "Ini kebutuhan rakyat listrik adalah nomor satu. Mudah-mudahan dengan kunjungan Panglima TNI dan Kapolri akan memberikan bantuan solusi bagaimana menjaga gardu ini bisa beroperasi tanpa gangguan," tegas Hadi.

Photo

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Idham Azis meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir di DKI Jakarta. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasadjo mengatakan, upaya membendung air agar tidak masuk ke dalam area gardu induk dilakukan dengan membuat barikade kantong-kantong pasir untuk meminimalisir debit air yang berasal dari 2 anak kali yang mengapit lokasi gardu induk.

Pengeringan banjir di lokasi ini dianggap Darmawan menjadi hal penting dan harus selesai segera. Mengingat GISTET dan GITET Kembangan merupakan salah satu gardu Induk Besar yang memasok listrik untuk wilayah-wilayah VIP Jakarta, Jakarta Barat dan sekitarnya.

Dengan semakin surutnya debit air dan dibantu proses pengeringan dengan dryer, diharapkan GISTET dan GITET dapat beroperasi kembali di akhir minggu ini, dikarenakan beban listrik akan naik di hari Senin seiring dengan berakhirnya libur sekolah dan libur Natal dan Tahun Baru.

"Dengan kesigapan TNI dan Polri pembuatan tanggul, normalisasi tanggul, serta penjagaan dari aparat gardu induk ini dapat berfungsi tanpa ada gangguan. Untuk itu kami terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri menormalisasi gistet kembangan," sambung Darmawan.

Sebelumnya PLN terpaksa memadamkan sementara gardu tersebut pada 1 Januari 2020 pukul 23: 30 WIB. Dikarenakan debit air di kali Angke yang berada persis di belakang komplek GISTET terus meningkat hingga mencapai ambang batas aman.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore